Hal-hal yang Membuat Pernikahan Langgeng

By nadhifaarndt on under How To, Relationship

Setiap pasangan pasti mendambakan pernikahan yang harmonis dan bahagia selamanya, satu kali seumur hidup sebagaimana janji suci yang diucapkan pada momen pernikahan. Tapi, hal ini mungkin terkesan mudah untuk diucapkan namun sebenarnya tidak mudah untuk dilakukan, karena dalam pernikahan setiap pasangan pasti akan banyak mengalami suka dan duka yang harus dilewati bersama. 

Pasangan yang bersatu dalam ikatan pernikahan harus berpegang pada komitmen untuk selalu setia dalam susah dan senang, sehingga pernikahan bisa tetap bertahan selamanya. Tapi menjalani pernikahan dalam waktu yang lama memiliki tantangan tersendiri yang terkadang membuat banyak pasangan menyerah di tengah jalan. Hal inilah yang kemudian membuat banyak pasangan memutuskan untuk berpisah demi kebaikan bersama. 

Tapi, apakah berpisah merupakan satu-satunya jalan untuk menyelesaikan permasalah dalam pernikahan yang sudah tidak bisa diselesaikan? Apakah ada cara lain yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan konflik yang ada dengan tetap mempertahankan pernikahan? Jawabannya sebenarnya tergantung pada komitmen dari masing-masing pasangan untuk tetap menjaga keutuhan rumah tangga yang telah dibangun bersama. Pada dasarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh pasangan untuk membuat pernikahan langgeng dan bahagia selamanya, dan untuk kamu yang berencana untuk menikah, atau baru saja melangsungkan pernikahan, yuk simak dulu ulasan mengenai 10 hal yang akan membuat pernikahanmu langgeng, berikut ini. 

 

Saling Percaya

Kepercayaan merupakan salah satu kunci utama dalam keutuhan rumah tangga. Jika pasangan sudah tidak saling percaya satu sama lain, maka mustahil pernikahan bisa berjalan dengan baik terutama apabila masing-masing sudah kerap merasa saling curiga satu sama lain. Untuk membangun rasa saling percaya, setiap pasangan harus memiliki rasa tanggung jawab dalam menjalani kewajiban dalam rumah tangga, dan tentunya selalu menjaga kepercayaan yang diberikan. Sikap saling terbuka dan jangan pernah berbohong atau menutup-nutupi sesuatu dari pasangan akan membangun pondasi rumah tangga yang kuat, sehingga pernikahan akan langgeng dan bahagia.

Saling Menghargai

Sikap menghargai antar pasangan juga menjadi salah satu pilar utama dalam pernikahan yang bahagia. Konflik dalam pernikahan akan selalu ada, namun semarah apapun kita pada pasangan, jangan pernah kita menunjukkan sikap yang merendahkan atau menghina pasangan. Setiap masalah dalam rumah tangga dapat diselesaikan dengan cara-cara yang baik apabila kedua belah pihak bisa membangun komunikasi yang baik, menghargai masukan dan pendapat satu sama lain, serta mampu mengerti posisi dan sudut pandang masing-masing. 

Minta Maaf dan Memaafkan

Jangan pernah gengsi untuk minta maaf dan jangan pernah malu untuk mengakui kesalahan. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, namun untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama, setiap pasangan harus bersikap ‘legowo’ dalam membuka pintu maaf. Sikap seperti ini akan membangun hubungan yang lebih dewasa, sehingga pernikahan akan semakin sehat karena masing-masing pasangan akan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik.

Tidak Membandingkan dengan Orang Lain

Saat ini, akses media sosial yang kian terbuka membuat kita jadi banyak mengetahui kehidupan pasangan lain, yang mungkin membuat kita berpikir bahwa kehidupan mereka lebih baik dari kehidupan kita dengan pasangan. Ini adalah suatu hal yang keliru, karena jangan lupa ladies, apa yang kita lihat di media sosial tidak selalu sesuai dengan kenyataan yang ada. Jadi hindarilah mengucapkan hal-hal yang membandingkan pasangan dengan orang lain, karena setiap pasangan memiliki kehidupan pernikahan yang berbeda-beda dan tidak akan pernah bisa dibandingkan.

Menerima Apa Adanya

Tidak membandingkan juga berarti bisa menerima pasangan apa adanya. Setiap orang tentu memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tapi percaya deh, kita tidak akan pernah merasa cukup jika kita terus meminta pasangan untuk berubah sesuai dengan keinginan kita. Setiap orang pasti memiliki kebiasaan, hobi dan pandangan yang berbeda dan itu justru akan menambah warna dalam pernikahan kita. Daripada sibuk mencoba merubah pasangan sesuai keinginan kita, akan jauh lebih baik jika kita membangun kebiasaan dalam keluarga yang akan membuat suasana di dalam keluarga jadi lebih menyenangkan.

Saling Membangun untuk Menjadi Lebih Baik

Menerima apa adanya bukan berarti kita tidak berupaya membuat pasangan jadi pribadi yang lebih baik, lho. Pernikahan yang bahagia akan tercapai jika masing-masing pasangan tidak pernah lelah untuk saling mengingatkan satu sama lain untuk hal-hal yang lebih baik. Toh semua ini kita lakukan untuk kebaikan bersama, bukan?

Dahulukan Kepentingan Pasangan

Menjalani pernikahan dalam waktu yang lama terkadang membuat kita jadi jarang menghabiskan waktu bersama pasangan, terlebih jika sudah ada anak-anak sehingga perhatian pun jadi terbagi. Untuk tetap menjaga ikatan yang kuat dengan pasangan, tetap jadikan dia sebagai prioritas utama dalam keluarga, karena kita akan menghabiskan sisa hidup kita berdua dengannya saat anak-anak nanti telah dewasa dan sudah membangun keluarga mereka sendiri. 

Kendalikan Ego dan Emosi

Ego dan emosi merupakan dua hal yang terkadang sulit untuk dipisahkan, dan di masa-masa sulit dalam pernikahan, kedua hal ini bisa menjadi faktor yang berpotensi untuk merusak keutuhan rumah tangga. Jika sudah mulai merasakan dorongan untuk melampiaskan emosi yang sulit untuk dikontrol, sebaiknya hentikan dulu komunikasi dengan pasangan dan minta waktu untuk saling berpikir dan mengoreksi diri masing-masing, sehingga komunikasi bisa diteruskan kembali dengan kepala dingin. Salah satu cara yang juga bisa dilakukan adalah dengan menarik napas yang dalam dan pergilah keluar sejenak untuk mencari udara segar. 

Hindari Kata ‘Cerai’

Kata cerai atau pisah merupakan kata yang paling anti untuk diucapkan dalam pernikahan, apapun alasannya. Biasanya kata-kata ini akan muncul saat pasangan sedang marah sehingga ada keinginan untuk meluapkan emosi. Sebaiknya, sebisa mungkin hindari menggunakan kata-kata seperti ini semarah apapun kita pada pasangan. Kata yang sudah terucap tidak akan bisa ditarik kembali, jadi daripada harus saling menyakiti, sebaiknya pasangan saling menahan diri dan luangkan waktu bagi masing-masing untuk introspeksi.

Selalu Menjaga Kasih Sayang dengan Pasangan

Pernah melihat sepasang kakek-nenek yang berjalan-jalan sambil bergandengan tangan? Pemandangan seperti ini pasti akan mengundang senyum siapapun yang melihatnya, dan siapa sih yang tidak ingin memiliki pernikahan yang langgeng sampai kakek-nenek. Setiap pasangan pasti memiliki cara yang berbeda dalam menunjukkan kasih sayangnya pada pasangan. Apapun caranya, jangan pernah lupa untuk selalu menunjukkannya, ya. Belajarlah untuk mengerti cara pasangan kita menunjukkan rasa sayangnya, can cobalah untuk menerapkannya kepada mereka. Dengan begitu, kasih sayang dalam pernikahan tidak akan pernah pudar, dan pernikahan pun akan langgeng dan harmonis selamanya.