Keindahan & Makna Siger Lampung

By The Bride Dept on under How To, Pernikahan Adat

Keindahan & Makna Siger Lampung

Mendengar kata ‚Äėsiger‚Äô, tentu kebanyakan orang langsung terbayang pada hiasan kepala untuk pernikahan. Salah satunya pengantin wanita Lampung. Di Lampung sendiri, siger bukan hanya sebagai hiasan kepala saja, tetapi hadir dalam berbagai bentuk. Siger tersebut bisa digunakan sebagai ornamen rumah, kantor pemerintahan, juga monumen bersejarah. Bahkan, saat kita akan menyeberang ke Lampung dari Merak, kita bisa langsung melihat tugu berbentuk siger di kejauhan! Simak yuk keindahan & makna siger Lampung selengkapnya di sini!

Siger menjadi Simbol Provinsi

Siger merupakan simbol atau ciri khas Provinsi Lampung yang menandakan kejayaan dan kemewahan jika dilhat dari warna emasnya. Karenanya, kita bisa menemukan siger di segala penjuru kota Lampung. Berbentuk segitiga, pipih dan berwarna emas, siger ini biasanya memiliki cabang juga lekuk berjumlah sembilan atau tujuh.

Selain itu dalam bentuk yang sama persisi namun ukuran yang lebih kecil, Siger juga merupakan mahkota pengantin wanita Lampung. Umumnya, siger terbuat  dari lempengan tembaga, kuningan, atau logam lain yang dicat dengan warna emas. Namun kini, siger ini pun ada yang berwarna perak atau silver. Dan warna tersebut tak kalah elegan dengan emas! Siger ini biasa digunakan oleh pengantin wanita Lampung pada acara pernikahan atau pun acara adat budaya lainnya. Pada zaman dahulu siger ini dibuat dari emas asli, namun kini untuk membuatnya jadi lebih ringan biasanya terbuat dari tembaha atau kuningan.

Makna Siger Lampung

Setidaknya ada dua macam siger yang hingga kini masih sering kita lihat dalam upacara adat Lampung, yaitu Siger Saibatin dan Siger Pepadun. Siger Saibatin adalah Siger pada Suku Lampung beradatkan Saibatin, yang mendiami daerah pesisir. Memiliki tujuh lekukan dengan hiasan batang atau pohon sekala di masing-masing lekuknya. Lekukan tersebut menggambarkan tujuh adok (gelar), yaitu Suttan/Dalom, Raja jukuan/dipati, Batin, Radin, Minak, Kimas, Mas/inton. Gelar ini hanya dapat digunakan oleh mereka yang masih kental dengan nuansa kerajaan.

Sementara Siger Pepadun memiliki lekuk sembilan yang berarti Sembilan Marga yang bersatu membentuk Abung Siwo Megou. Bentuk Siger Pepadun sangat mirip dengan buah sekala, karena Kerajaan Sekala Bekhak merupakan cikal bakal ulun Lampung. Proses terbentuknya abung siwo megou merupakan penyebaran orang Lampung dari dataran tinggi Sekala Bekhak di Gunung Pesagi. Selain dua macam siger tersebut, ada juga Siger Tuha, siger yang digunakan sejak zaman Hindu-Budha. Siger ini masih dapat dijumpai namun jumlahnya sudah sangat sedikit.

Itulah keindahan & makna siger Lampung yang selalu sukses memberikan tampilan glamor pada tampilan pengantinnya. Menarik sekali ya cerita di balik keindahan hiasan kepala ini, coba adakah siger daerah lain yang ingin kamu tahu lebih dalam? Share jawaban kamu di sini ya Brides!

Photo (Cover) : Leovir

Photo : Helloworld_co from The Wedding of Mutia & Akrom.