Pernikahan Di Rumah Ebbo Ala Ditya Dan Dito

Posted on by Gregoria Elsa & filed under The Wedding.

Perkenalan Ditya dan Dito berawal ketika mereka tergabung di ekstrakurikuler musik klasik semasa SMA. Di sana Dito memainkan gitar klasik dan jazz, sementara Ditya adalah vokalisnya. Hubungan mereka pun menjadi semakin dekat karena sering mengikuti acara musik. Dari beberapa event musik yang diselenggarakan oleh sekolah, keduanya mulai saling mengenal lebih lanjut. Mereka pun meresmikan hubungan pacaran mereka di tahun 2009.

“Awalnya Dito dan aku hanya mengobrol santai mengenai keputusan Dito untuk pindah ke Amerika. Dito pun mengungkapkan bahwa banyak sekali hal-hal yang sudah kita lalui bersama dan ia pun mengatakan niatnya untuk menikahiku. Tidak lama kemudian Dito mendatangi orang tuaku dan menyampaikan maksud dan tujuannya,” kisah Ditya.

Karena Dito akan berangkat di bulan Juni, maka kedua pihak pun memutuskan untuk melangsungkan acara pernikahan di bulan Mei. Alhasil mereka hanya memiliki waktu persiapan selama 3 bulan karena Dito baru melamar Ditya di bulan Februari. Beberapa calon pengantin menganggap hal ini sebagai “masalah” tetapi tidak dengan mereka. Mereka percaya bahwa pernikahan bukan melulu tentang prosesi atau acaranya. “Yang paling penting adalah proses sebelum dan sesudah hari tersebut,” tambah Ditya.

Dari dulu, Ditya bercita-cita untuk memiliki pernikahan yang sederhana dan intimate, dan untungnya Dito dan kedua pihak keluarga juga setuju dengan konsep pernikahan yang sederhana. Ditya dan Dito memilih rumah almarhum nenek Ditya yang berarsitektur Belanda sebagai venue pernikahan mereka, agar suasana kehangatan rumah yang homey dapat melengkapi pernikahan keduanya. Menurut Ditya dan Dito, sakralnya sebuah pernikahan harus diadakan di tempat yang paling nyaman untuk hidup. Tempat tersebut adalah rumah, bukan di gedung.

Space yang cukup terbatas membuat Ditya dan Dito sekeluarga memutuskan untuk membagi acara pernikahan menjadi 3 sesi, dan dalam satu sesinya hanya nyaman untuk kurang lebih 300 orang. Sesi pertama, yaitu akad nikah, khusus dihadiri oleh keluarga Ditya dan Dito yang cukup banyak. Sesi kedua atau acara resepsi siang, khusus dihadiri oleh teman-teman Ditya dan Dito. Sesi ketiga, yaitu acara resepsi malam, diperuntukkan bagi teman-teman Ditya dan Dito. Dengan adanya 3 sesi tersebut, keduanya bisa fokus dan merasa dekat dengan setiap tamu dan keluarga yang hadir. Keluarga dan tamu yang datang juga merasa senang karena mereka punya waktunya masing-masing untuk menikmati acara tersebut.

Untuk dekorasi venue, Ditya menyerahkan kepada tim Menjalin dan Hida Isam. Karena Ditya dan Hida Isam telah berteman sejak SMA, ia dapat dengan cepat menangkap maksud dan keinginan Ditya. Ditya dan rekan-rekan Menjalin melihat kalau Rumah Ebo sudah cukup cantik dan tidak perlu banyak didekorasi. Mereka pun berhasil menonjolkan fitur-fitur cantik dari Rumah Ebo. Detail dekor yang digunakan banyak yang memakai milik sendiri, seperti kuningan, meja, kursi pelaminan, dan foto nenek kakek Ditya zaman dulu.

Ditya mempercayakan gaun pengantinnya kepada Isabel Haris, temannya sejak SMA. Karena Ditya suka sekali warna merah tua, ia menginginkan wedding dress yang beraksen merah. Isabel akhirnya terinspirasi untuk menambahkan aksen bunga warna merah yang menjadikan wedding dress Ditya menjadi one of a kind. Selain gaun pengantin, kebaya dan gaun ibu dan adik Ditya serta ibu dan adik kembar Dito juga bahkan beberapa bridesmaid, memutuskan untuk menyerahkannya pada Isabel Haris. Walaupun banyak sekali pesanan baju, namun Isabel masih dapat memperhatikan setiap detail dan kualitas dari kebaya dan dress yang ia kerjakan.

Untuk wedding band, Ditya mempercayakannya kepada Redline Entertainment. Dito menginginkan sebuah penikahan dengan alunan musik jazz dan ia memberi daftar lagu jazz. Redline dapat mengakomodasi dan memenuhi keinginan Dito tersebut, dan terbukti musisi-musisi ini mampu mewujudkan ekspektasi Ditya dan Dito.

Top 3 vendor pilihan Ditya dan Dito adalah:

1. Rifan Wahyudi

Ditya mengaku sangat puas dengan hasil dari jepretan Rifan dan tim. Walau space terbatas dan medan yang cukup sulit, namun ternyata Rifan dan tim dapat mengatasi semua itu dan berhasil mengabadikan momen-momen terindah selama acara berlangsung.

2. Menjalin dan Hida Isam

“Tim Menjalin sangat hebat bisa mempercantik dan menonjolkan fitur-fitur cantik dari Rumah Ebo. Decor plan yang mereka tawarkan bisa disesuaikan dengan kemauan saya. Kerja sama antara Menjalin dan Hida Isam dalam merangkai bunga membuat dekorasi pernikahanku sangat berkesan.”

3. Isabel Haris

Ditya sangat senang dengan wedding dress hasil karya Isabel Haris. Isabel tetap memperhatikan setiap detail dan kualitas kebaya dan dress yang ia desain, walaupun banyak sekali pesanan baju yang ia kerjakan. Alhasil wedding dress Ditya tampak sangat cantik dan pas sekali sampai banyak orang yang memuji.

Bagi para calon pengantin yang sedang menyiapkan pernikahannya, Ditya membagi tiga tips berikut:

  1. Samakan persepsi dan ekspektasi kamu ke pasangan dan keluarga pasangan. Komunikasikan dengan berbagai pihak agar semua nyaman dan senang.
  2. Perhatikan kesehatan.Kadang karena sibuk mengurus pernikahan dan pressure yang berat, maka badan bisa jatuh sakit kalau tidak cukup makan dan istirahat. Jangan sampai kayak saya waktu itu.
  3. Ingat! Niat utama dari menikah yaitu membangun komitmen dan keluarga bersama. Nikmatilah semua proses yang terjadi dalam menyiapkan pernikahan ini, seperti menjadi lebih dekat dengan keluarga dan sibuk meeting kesana-sini dengan teman-teman terdekat. Dengan menikmati segala proses dibalik persiapan tersebut, kamu jadi tidak tegang dan sangat bahagia saat hari pernikahan.

Perlukah Mengenakan Cincin Kawin Setelah Menikah?

Posted on by Rebebekka & filed under How To.

“Sayang, kenapa sih cincin kawinnya ga pernah dipakai?”

“Iya ni, cincinnya nyusut! Jadi sudah ga muat lagi.”

Saya seringkali kesal kalau melihat suami saya tidak lagi memakai cincin kawinnya. Padahal setahun pertama ia masih rajin menyematkan cincin itu di jarinya. Sekarang alasannya cincin itu sudah tidak muat lagi. Memang benar sih, berat badannya saja sudah bertambah 10 kilo dibanding sebelum menikah. Terkadang jika suami sedang business trip, saya suka cerewet mengingatkan dia untuk kembali memakai cincin kawinnya. Ahasil dia selalu meledek saya sambil bercanda, “Insecure banget sih kamu, hehehe.”

Teman saya yang bernama Ririn, lain lagi ceritanya. Dia sudah menikah dengan Budhi selama lima tahun. Selama lima tahun pernikahan ini mereka sudah memiliki enam cincin kawin! Setiap tahunnya mereka selalu membeli satu cincin kawin di hari ulang tahun pernikahan mereka. Alasan mereka supaya seperti baru menikah terus. Sweet ya brides! Pada cincinnya juga diukir kata 1st, 2nd, 3rd dan seterusnya sebagai pengingat umur pernikahan mereka. “Itu cara kita merayakan anniversary setiap tahunnya. Milih cincinnya juga gantian. Misal tahun sebelumnya aku yang pilih, tahun setelahnya Budhi. Selain itu kan jadi nabung, hahaha siapa tahu nanti bisa jadi mahar anak kita menikah dengan kumpulan cincin anniversary papa mamanya,” cerita Ririn kepada saya.

Memang tidak semua pasangan terus memakai cincin kawinnya. Biasanya para pria yang lebih banyak melepas cincin kawin mereka. Namun tidak sedikit juga para wanita yang baper alias bawa perasaan untuk urusan cincin kawin ini. Padahal para pria punya alasannya sendiri mengapa mereka melepas cincin kawin mereka, begitu juga yang masih setia mengenakannya. Seperti apa sih alasannya, berikut sharing dari mereka kepada The Bride Dept.

Alasan memakai cincin kawin

Cincin kawin memang menjadi penanda bahwa seseorang sudah terikat. Pria yang memakai cincin, khususnya di jari manis boleh dikatakan tidak boleh dilirik atau melirik wanita lain. Banyak diantara mereka juga yang setia memakai cincin kawin agar senantiasa ingat bahwa dirinya sudah menikah sehingga diharapkan bisa menjaga sikap dan perilakunya.

I, 1 tahun menikah

Gw setiap hari pakai cincin kawin. Pernah suatu ketika cincinnya ketinggalan, merasa bersalah banget deh. Karena di ajaran agama gw tidak boleh pakai emas, jadi gw pakai andamantium. Eh andamantium mah Wolverine ya, paladium deng, hahahaha! Karena buat gw, cincin sebagai salah satu pengingat klo gw sudah menikah dan jaga – jaga kalau ada yg godain, hahaha.”

H, 3 tahun menikah

“Gw pakai cincin sebagai tanda kalau gw sudah menikah. Kan bisa jadi aksesoris juga, jam di tangan kanan, cincin di tangan kiri.”

P, 1 tahun menikah

“Gw pakai cincin, biar selalu ingat masih ada cicilan catering.”

Alasan melepas cincin kawin

Melepas cincin kawin bukan berarti dia tidak sayang lagi dengan istrinya atau berpura – pura menjadi lajang. Sebenarnya mereka memiliki alasannya tersendiri untuk tidak memakainya kembali, berikut alasannya :

 

  • Tidak suka perhiasan

 

Pria berbeda dengan wanita yang senang mengenakan perhiasan maupun aksesoris. Bagi pria memakai jam tangan untuk kegiatan sehari – hari saja sudah cukup.

E, 6 tahun menikah

“Dari dulu tidak senang pakai cincin, ribet musti lepas kalau sedang cuci tangan.”

 

  • Takut hilang atau sudah hilang

 

Karena tidak terbiasa dengan adanya perhiasan di jari mereka, maka pria cenderung ceroboh dan suka lupa meletakkan cincin kawinnya. Bahkan diantara mereka sudah membuatnya hilang!

R, 9 tahun menikah

“Cincin kawin disimpan sama istri gw. Dia takut hilang makanya disimpan. Akhirnya gw pakai cincin batu akik saja deh, hehehe.”

R, 2 tahun menikah

“Sudah ga pakai cincin kawin lagi karena sudah hilang. Belum kebeli lagi nih!”

  • Larangan agama

Agama Islam dalam ajarannya melarang para pria untuk mengenakan emas pada tubuhnya, sehingga pria Muslim biasanya tidak mendapatkan cincin kawin dalam pernikahannya.

O, 5 tahun menikah

“Waktu menikah suami tidak beli cincin kawin, karena dalam Islam pria tidak boleh memakai emas. Jadi sekarang yang pakai cincin kawin cuma gw saja.”

  • Kekecilan

Masalah klasik para pria yakni mengalami kenaikan berat badan setelah menikah. Sejalan dengan berat badan yang semakin bertambah, jari – jarinya pun ikut membesar. Alhasil cincin kawin pun sesak dan terpaksa disimpan.

A, 5 tahun menikah

“Sesek banget pakai cincinnya sekarang, sampai hampir tidak bisa dilepas. Jadi amannya disimpan saja dulu cincinnya.”

Pemakaian cincin kawin memang sudah menjadi budaya sebagai tanda bahwa seseorang sudah menikah. Namun keputusan untuk melepas atau tetap memakai bukan jaminan seberapa besar cinta dan kesetiaannya terhadap pasangan. Jaminan untuk hal tersebut tetap dinilai dari perbuatan dan tingkah laku kita.

Pernikahan adat Sunda dengan Sentuhan Hijau

Posted on by Friska R. & filed under The Wedding.

Perjalanan Yuni dan Naufal menuju ke pelaminan bukanlah tanpa cobaan. Pasangan ini menjalani hubungan mereka secara long distance, selalu mencuri waktu di tengah-tengah kesibukan mereka menempuh pendidikan untuk bertemu. Sejak awal Yuni dan Naufal sama-sama berjanji untuk terus berusaha memperjuangkan hubungan mereka sesulit apapun keadaannya nanti. Terpisahkan oleh jarak dan waktu membuat keduanya belajar berkompromi dengan satu sama lain. “Kalau Naufal ga bisa ke Bandung karena ada jadwal jaga di rumah sakit ya sudah saya yang samperin ke Tangerang buat ketemu dia,” ungkap Yuni. Namun tidak jarang tekanan menjalani hubungan jarak jauh mempengaruhi hubungan Naufal dan Yuni. Ada kalanya kesibukan membuat mereka tidak dapat bertemu, yang kemudian menjadi pemicu pertengkaran keduanya. Tetapi di saat sulit seperti itu Yuni dan Naufal selalu mengingat tujuan akhir hubungan mereka, setelah itu mereka berusaha meredam ego masing-masing dan menghadapi situasi yang ada secara dewasa.

Sehari sebelum berjalan di pelaminan, Yuni menjalani acara siraman yang sebelumnya didahului dengan pengajian. Tradisi siraman ini menurut adat Sunda bertujuan untuk membersihkan calon pengantin lahir dan batin. Acara siraman diawali dengan Ngecagkeun Aisan dimana Yuni digendong secara simbolis oleh ibunya, tali gendongan itu kemudian dilepaskan oleh ayah Yuni sebagai simbol lepasnya tanggung jawab orang tua. Selanjutnya calon pengantin melakukan sungkem sambil memohon izin untuk menikah kepada orang tua lalu mencuci kaki kedua orang tua sebagai bentuk bakti, tahapan ini disebut Ngaras. Baru kemudian dimulai penyiraman calon mempelai oleh orang tua mereka dan sesepuh keluarga yang berjumlah ganjil. Siraman diikuti dengan Ngerik dimana sejumput rambut calon mempelai dipotong kemudian ditanam di suatu tempat sebagai lambang memperindah diri calon pengantin lahir dan batin.

Selain prosesi siraman yang dilakukan sebelum hari pernikahan, pasangan ini juga menjalani beberapa prosesi adat Sunda yang dilakukan setelah akad nikah. Rangkaian prosesi adat Sunda dimulai dengan Saweran yang melambangkan rezeki dan kebahagiaan bagi kedua mempelai dan keluarganya. Kemudian diadakan Meleum Harupat sebagai bentuk nasihat kepada pengantin untuk senantiasa bersama dalam memecahkan persoalan rumah tangga. Nincak Endog yang diadakan setelahnya menggambarkan bentuk pengabdian istri kepada suami. Prosesi Huap Lingkung melambangkan suapan terakhir dari orang tua untuk anaknya sebelum dia menikah dan mencari nafkah sendiri. Terakhir, prosesi Pabetot Bakakak adalah simbol bahwa rezeki yang didapat oleh pasangan pengantin harus dibagi dan dinikmati bersama.

Setelah akad pernikahan, Yuni dan Naufal menggelar resepsi mereka di gedung yang sama. Resepsi pernikahan mereka ini mengusung tema garden party. Sesuai dengan tema yang dipakai, dekorasi tempat didominasi dengan pohon, ranting dan dedaunan yang menciptakan nuansa taman yang hijau. Suasana hijau di pernikahan Naufal dan Yuni diperindah oleh rangkaian bunga dengan perpaduan warna putih, peach, baby pink dan ungu. Tetapi satu detail yang paling penting bagi Yuni adalah monogram inisial Y & N yang merupakan inisial namanya dan Naufal. Yuni mengaku dia sangat menginginkan adanya monogram sebagai signature pernikahannya dan dia sangat bersyukur Shui Décor dapat mewujudkan keinginannya tersebut. Sebagai seseorang yang detail oriented dan telah menyusun setiap detail kecil pernikahannya, Yuni mengaku sangat puas dengan hasil dekorasi pernikahannya.

Bagi pasangan ini, hal yang paling memorable dari pernikahan mereka yaitu pada akhir pernikahan semua pihak puas dan bahagia. Yuni bercerita kalau pada proses persiapan dia sempat merasa kesulitan untuk menyatukan keinginan kedua keluarga, terutama keinginannya dan ibundanya. Terkadang Yuni dan mamanya menjadi berseteru karena keduanya memiliki keinginan yang berbeda untuk pernikahan ini. Ditambah lagi mereka tinggal di kota yang berbeda sehingga komunikasi diantara keduanya pun semakin sulit. Pihak Wedding Organizer sendiri pun dirasa Yuni beberapa kali mengalami kesulitan untuk koordinasi karena keluarganya yang jauh dan sulit menemukan waktu luang. Terlebih lagi Naufal juga bekerja di Tangerang dan jarang kembali. Namun dengan bantuan mama Naufal dan Wedding Organizer yang handal segala halangan berhasil diselesaikan. “Alhamdulillah everything finally comes together and my dream wedding just came true,” ujar Yuni.

Meskipun merasa puas dengan pernikahannya, Yuni dan Naufal mengaku ada beberapa hal yang ingin mereka rubah jika memiliki kesempatan untuk mengulang pernikahan mereka. Yuni menyatakan kalau dia ingin merubah warna baju resepsi yang dia rasa warnanya kurang menonjol dan buket bunga yang menurutnya terlalu besar ukurannya. Naufal sendiri memilih untuk mengubah hasil foto pernikahannya karena di beberapa foto wajah Naufal yang tegang terlihat seperti cemberut dan banyak foto yang terganggu oleh photobomb.

Top 3 vendors yang dipilih oleh Naufal dan Yuni adalah:

1. Shui Decor

“Tim Shui Décor bisa menerjamahkan taste klien dengan sangat baik, mereka sangat concern dengan apa yang kita minta dan pay attention to every detail.”

2. Owlsome Project

“Mereka bisa membuat sesuatu yang sederhana menjadi sangat cantik dan elegan. They do capture the moments. Timnya juga super ramah dan sangat professional.”

3. Kiranafary

“Kiranafary enhance your true beauty tanpa merubah kamu seutuhnya. Makeup mereka membuat kamu tampak berbeda tanpa terlihat seperti orang lain. Hasil makeupnya super flawless, tahan lama, tahan keringat, tahan air, tahan badai. Orangnya juga ramah banget, banyak mengajak ngobrol dan bisa buat kamu sedikit lebih rileks.”

Bagi para calon pengantin yang sedang menyiapkan pernikahannya, Yuni membagi tiga tips berikut:

  1. Pikirkan konsep pernikahan kamu jauh-jauh hari dan banyak research dari berbagai sumber. Sehingga kamu tahu harus mendatangi vendor yang mana, dan tahu apa yang mau kamu minta.
  2. Komunikasi dengan semua pihak, pasangan kamu, keluargamu, dan calon mertuamu. Miskomunikasi itu sangat rawan terjadi selama masa persiapan pernikahan apalagi dengan segala tekanan dan banyaknya pihak yang terlibat. Jangan sampai jadi salah paham dan ribut hanya untuk hajat sehari ya!
  3. Jangan jadi bridezilla! Terutama calon mempelai wanita, saya mengerti pasti kamu ingin semuanya sempurna di hari bahagia kamu. But remember, wedding itu cuma sehari, the most important thing is the marriage itself. Pasti akan ada satu dua hal yang tidak sesuai keinginan kamu, tapi ya sudah let it go jangan terlalu dipikirin dan jadi stress sendiri. Enjoy the process bersama pasangan kamu.

5 Perabotan Utama Untuk Pindah ke Rumah Baru

Posted on by NSCHY & filed under How To.

Pernikahan adalah perjalanan baru untuk membangun sebuah rumah tangga dan keluarga baru. Hampir sebagian besar seluruh proses yang terjadi dalam membangun rumah tangga dan keluarga terjadi di rumah. Oleh karena itu, rumah bagi pengantin baru tidak hanya menjadi sebuah ‘tempat tinggal’, tapi juga menjadi aspek utama dalam sebuah rumah tangga.

Pindah dari rumah orang tua, kost-an, apartment, ataupun kontrakan menjadi tinggal bersama pasangan di tempat baru merupakan sebuah hal yang menyenangkan dan juga penuh semangat. Menata perabotan baru, menyusun peralatan, membeli pajangan dan masih banyak lagi.

Agar kamu tidak terburu-buru dan menjadi lebih terorganisir, perhatikan 5 hal utama yang harus kamu beli untuk rumah barumu yuk!

1. Kasur yang nyaman

Sebagai pengantin baru, sebagian besar waktu berdua akan kalian habiskan di tempat tidur. Entah itu hanya untuk fungsi utama sebagai tempat beristirahat, kasur juga menjadi sebuah tempat untuk menghabiskan waktu intim bersama pasangan, mulai dari breakfast at bed hingga pillow talk.

Makanya, hal pertama yang harus dibeli untuk perabotan rumah baru kalian adalah kasur yang nyaman. Jangan hanya sembarang kasur, nggak ada salahnya kok kalian merogoh kocek sedikit dalam untuk kasur yang nyaman untuk kalian berdua nikmati setiap harinya.

2. Meja makan untuk berdua

Menggunakan meja saat makan malam berdua merupakan hal yang positif, lho. Selama masih menikmati hidup berdua dan belum dikaruniai keturunan, kalian dapat menikmati rasanya candle light dinner setiap malam.

Pilihlah meja yang berkualitas bagus yang cukup untuk menjadi meja makan kalian berdua. Entah itu berbentuk persegi ataupun lingkaran. Tentunya, meja makan mini ini tidak hanya bisa digunakan saat waktu makan, bisa multifungsi juga digeser kemana-mana sewaktu kalian membutuhkan meja untuk meletakan sesuatu. Pastikan kalian memilih meja yang berkualitas baik sehingga dapat awet bertahun-tahun, walaupun nantinya kamu sudah mempunyai meja makan pengganti, meja makan mini ini bisa menjadi meja pajangan di samping TV atau di samping kasurmu.

3. Sofa

Hm, rumah baru, siapa sangka tamu akan lebih banyak datang? Baik itu ibumu, ibu mertua, saudara, bahkan teman-teman yang datang mengunjungi rumah barumu. Mungkin sah-sah saja untuk menggelar karpet untuk teman yang datang, tapi untuk masalah orang tua, akan lebih baik jika kalian mempersiapkan tempat untuk mereka setiap kali berkunjung supaya merasa juga merasa nyaman dan disambut.

Selain itu, sofa yang nyaman juga dapat menjadi tempat lain untuk kalian bersantai bersama, kan?

4. Storage

Sebulan dua bulan rumah baru kalian pastinya masih terasa rapih dan tertata. Namun setelah enam bulan bahkan setahun, setelah lebih banyak barang dari rumah lamamu yang pindah ke rumah baru, pasti rumah kalian akan terasa seperti gudang jika tidak punya lemari penyimpanan. Jadi, pastikan semua barang-barang kalian tertata dengan rapih ya.

5. Sentuhan seni

Rumah baru bukan berarti kosong tanpa sentuhan seni sedikitpun. Pasanglah beberapa seni di dinding rumahmu, tidak perlu lukisan mewah. Cukup barang yang bisa kalian buat berdua alias DIY atau barang vintage yang bisa dibeli murah di tempat lelangan. Bisa juga tuliskan quotes kesukaan kalian berdua dan jangan lupa juga pajang foto pernikahan kalian!

Selamat berkreasi!

Pernikahan dengan Tema Warna Putih dan Pale Blue di Plataran Cilandak

Posted on by Friska R. & filed under The Wedding.

Perkenalan Chrisye dan Seno dimulai pada tahun 2007, ketika mereka masih duduk di bangku kuliah semester 2. Keduanya sama-sama berkuliah di Universitas Katolik Parahyangan Bandung. Awalnya mereka dekat karena tergabung dalam satu kelompok studio perancangan arsitektur. Dari situ lah mereka akhirnya sering melakukan banyak hal bersama, seperti mengerjakan tugas, berdiskusi, hingga belajar.

Chrisye mengatakan bahwa Seno memang bukan pria yang romantis. Saat Chrisye dilamar, ia mengaku bahwa Seno melamarnya dengan cara yang tidak romantis. Secara spontan, Seno malah meminjam kartu debit Chrisye untuk membeli cincin ketika mereka sedang berjalan-jalan. Saat itu ia meminjam kartu debit Chrisye karena sedang ada sale dengan bank tertentu. Setelah itu, mereka berdua langsung berdiskusi mengenai waktu yang tepat untuk melangsungkan pernikahan. Rencana pernikahan ini dibicarakan dengan banyak pertimbangan, terlebih lagi mereka tidak ingin terlalu banyak merepotkan orang tua.

Keduanya sama-sama berkecimpung di dunia arsitektur dan desain, sehingga mereka sama-sama excited dalam merencanakan pernikahan ini. Chrisye dan Seno sangat menyukai konsep serta detail-detail yang ada dalam pernikahan. Sehingga keduanya sangat berantusias untuk berdiskusi dengan vendor mengenai segala hal yang berkaitan dengan acara.

Awalnya keluarga Seno menginginkan pernikahan dengan mengusung adat Jawa. Namun setelah berdiskusi lebih lanjut, mereka akhirnya memutuskan untuk mengadakan pernikahan dengan gaya internasional tapi tetap memasukan unsur 2 tradisi, yaitu Jawa dan Chinese. Unsur Jawa ditampilkan dalam pemilihan baju pengantin Chrisye. Sedangkan tradisi Chinese ditampilkan dengan adanya tradisi tea pay.

Chrisye mempercayakan baju pengantinnya kepada Mas Didiet Maulala by Ikat Indonesia. Didiet membuat kebaya dengan dua versi yang berbeda. Versi pertama digunakan untuk pemberkatan di gereja. Mas Didiet membuat rok dengan bahan songket Bali yang terinspirasi dari kebaya kurung. Sedangkan untuk resepsi, Mas Didiet membuat rok dengan bahan lace. Dengan atasan kebaya yang sama, Didiet membuat gaun pengantin Chrisye terkesan berbeda saat pemberkatan dan resepsi.

Untuk meminimalkan budget, Chrisye dan Seno memilih tidak menggunakan jasa wedding organizer dengan keseluruhan konsep berasal dari mereka sendiri. Keduanya memanfaatkan teman untuk membantu seluruh rangkaian acara pernikahan. Fotografer yang mereka pakai merupakan teman Chrisye sejak SMP yang kebetulan sedang berkecimpung dalam bidang fotografi. Videografer merupakan teman Chrisye di kantor lamanya. Tim dekor adalah kontraktor yang sering bekerja sama dengan Chrisye dalam proyek kantor. Florist dibantu oleh Twigs & Twine untuk masalah bouquet, boutonniere, dan backdrop pelaminan. Kemudian teman Chrisye dari Karanda membantu menata dekorasi di sekitar venue. Mereka memang sengaja memilih Plataran Cilandak yang tempatnya sudah cantik, sehingga tidak perlu terlalu banyak keluar budget untuk dekorasi. Dan untuk souvenir serta desain undangan juga dibantu oleh teman Chrisye, yaitu Ervi dan Arsheila.

Tips PDKT dengan Calon Kakak dan Adik Ipar

Posted on by Septa Mellina & filed under How To, Relationship.

Di Indonesia, menikah nggak cukup hanya dengan memenangkan hati pasangan kamu. Kamu harus berjuang menaklukan hati keluarga pasangan. Nggak heran kalau martabak manis selalu jadi andalan biar bisa diterima keluarganya.

Untuk kamu yang sedang pendekatan a.k.a pdkt dengan calon kakak atau adik ipar, berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mempermudah rencana kamu. Worth trying!

Cari tahu kesukaannya

Ini adalah modal dasar kamu untuk mendekati calon ipar. Coba deh cari tahu dari pacar kamu apa kesukaan mereka. If they love movies, take them out watching the new-released movie. Kalau mereka suka banget makan, nggak ada salahnya kamu main ke rumah mereka dan bikin cemilan sederhana yang enak.

Welcome them!

Meskipun mereka bukan saudara kandung kamu, once you tie a knot with their sibling, they become a part of your family too. Bersikaplah ramah dan hangat saat bersama mereka. Jangan menjauhkan mereka dari pasangan kamu. You can spend good time with them instead.

Bertindak sesuai peran

Jika calon ipar kamu lebih tua, bersikaplah sopan. Kalau dia lebih muda dari kamu, posisikan dirimu sebagai teman yang menyenangkan, bukan orang tua yang selalu menyuruh ini-itu. Yang pasti, lakukan hal ini dengan sepenuh hati dan tanpa kepura-puraan.

Jangan menjelek-jelekan pasanganmu

Yap! Aturan ini wajib hukumnya, brides-to-be. Sesayang-sayangnya kamu kepada pasanganmu, pasti ada aja hal-hal dari dia yang bikin kamu kurang sreg. Jangan pernah mengutarakan hal tersebut kepada calon iparmu karena hal itu hanya akan menyakiti hati mereka. In addition, your action may be considered as disrespect behavior toward your future husband.

Kalau calon ipar suka menjelekan kamu, gimana dong?

Breathe and control your emotion. It hurts a lot—we know it. Tapi kalau kamu langsung merespons ocehan calon ipar, chances are your anger will explode like… insanely crazy! Daripada menyesal karena keburu marah meledak-ledak, sebaiknya kamu mengontrol dirimu sendiri. Tunggu beberapa jam (atau beberapa hari) sampai kamu tenang dan bisa berpikir jernih gimana meng-handle situasi tersebut.

Jadi diri sendiri

Sebaik apapun kamu, kalau nggak tulus, orang lain bisa merasakannya lho, brides. Jadi nggak perlu bersikap dibuat-buat kalau itu nggak mencerminkan dirimu sesungguhnya.

Apa kamu punya tips lainnya, brides? Share yuk tips andalan kamu buat pdkt sama calon ipar.

Perlukah Mempersiapkan Kamar Pengantin?

Posted on by alandakariza & filed under How To.

Ketika sedang mempersiapkan pernikahan, saya sama sekali tidak mempersiapkan kamar pengantin. Kami sudah menyiapkan apartemen untuk ditinggali berdua, dan berpikir bahwa setelah menikah, kami akan langsung menginap di apartemen tersebut atau mungkin menyewa kamar hotel.

Tanpa saya sangka, ternyata persoalan kamar pengantin ini menjadi salah satu hal yang paling sering ditanyakan oleh keluarga. “Nanti kamar pengantinnya di mana?”

Jadi, sebenarnya kamar pengantin itu diperlukan atau tidak? Ini beberapa pandangan mengenai kamar pengantin berdasarkan pengalaman saya.

1. Jika kita berpikir bahwa kamar pengantin adalah kamar yang akan ditiduri oleh kedua mempelai setelah pernikahan, pemikiran itu belum tentu benar. Ternyata, sebagian orang – terutama dari generasi atau budaya tertentu, percaya bahwa kamar pengantin juga adalah kamar yang ditiduri oleh calon mempelai wanita sebelum pernikahan. Seringkali, saat ada acara midodareni, malam bainai, pengajian, dan lain-lain sebagainya, sanak saudara akan meminta untuk melihat kamar pengantin.

Kendati menurutmu tidak perlu menyiapkan dan/atau mendekorasi kamarmu untuk menjadi kamar pengantin, coba diskusikan dengan kedua orangtua. Jangan sampai ketika mendekati hari H, kamu baru tahu bahwa mereka berharap ada “kamar pengantin” khusus yang disiapkan, sementara kamu belum mempersiapkannya. 

Kalaupun itu sampai terjadi — tidak perlu khawatir. Biasanya, vendor dekorasi pernikahan pun menyediakan jasa mendekorasi kamar pengantin. Jika keuangan kita terbatas, tidak ada salahnya untuk mencoba mendekorasi sendiri, paling tidak dengan menempatkan sebuket bunga atau memasang kelambu.

2. Tidak jarang, ketika hendak menikahkan putrinya, orangtua calon mempelai wanita akan memilih untuk merenovasi rumah demi membuatkan kamar pengantin di mana putrinya (dan suaminya kelak) diharapkan untuk tinggal. Jika kamu dan calon pasanganmu berencana untuk segera tinggal sendiri setelah menikah, misalnya di rumah atau di apartemen, sampaikan ini kepada orangtua supaya mereka tidak keburu repot-repot merenovasi rumah demi kamar pengantinmu.

3. Jika tidak memiliki kamar pengantin, sampaikan hal ini dengan fotografer yang mendokumentasikan acara di rumahmu, agar mereka bisa mencari tempat yang pas untuk mengambil fotomu saat bersiap-siap, maupun foto-foto seserahan/hantaran yang seringkali disimpan di kamar pengantin.

Memiliki “kamar pengantin” atau tidak, tentunya menjadi pilihanmu sendiri. Yang penting, jangan lupa untuk mengkomunikasikan keputusanmu ke calon pasangan, kedua orangtua, dan pihak-pihak yang berkaitan.

Ramalan Zodiak di Bulan Juni 2016

Posted on by Ikke Dwi A & filed under How To.

Horoscope Juni 2016? Mau tau seperti apa peruntungan kamu dalam dunia cinta, karir, dan keseluruhan personal hidup kamu? Cek yuk apa kata zodiak kamu bulan Juni ini.

Aries (March 21 – April 19)

Bulan ini menjadi bulan yang baik untuk memulai suatu projek atau merealisasikan apa yang ada di benak kamu selama ini. Khususnya yang berhubungan dengan kreativitas, promosi, olahraga, dan yang berhubungan dengan lingkungan sekitar. Di bulan Juni ini pun kemampuan kamu untuk menginspirasi dan memotivasi sama kuatnya dengan keahlian kepemimpinan kamu.

Hal yang perlu kamu ingat di bulan Juni ini adalah semangat untuk bekerjasama dengan orang-orang yang memiliki pandangan sama dengan kamu. Dan ingatlah untuk tidak hanya mencapai financial goals, but achieving ones that benefit humanity as well.

Love

Kesalahan kecil yang dilakukan pasangan akan membuat kamu kesal bahkan depresi. Kamu juga akan lebih pendiam ketika berada dekat dengan pasangan dan tentunya mempengaruhi kehangatan hubungan kalian. Semua ini disebabkan oleh rasa stress dan kesibukan kamu di dalam pekerjaan sehingga kamu membutuhkan lebih banyak ruang sendiri.

Atasi masalah ini dengan mengungkapkan perasaan kamu yang sebenarnya pada pasangan, misalnya dengan meminta me time atau pelukan hangat dari pasangan.

Bagi yang masing single, Juni menjadi a lonely month. Tapi jangan sedih! Karena kamu akan disibukkan dengan pekerjaan sehingga tidak terlalu memikirkan masalah cinta.

Career

Semua ide dan rencana kamu akan diuji, baik oleh atasan maupun klien. Jika kamu membutuhkan suntikan dana dengan cara meminjam untuk projek kamu, sebaiknya dipikirkan kembali.

Taurus (April 20 – May 20)

Juni menjadi bulan perpaduan antara rasa gugup,kejutan, dan hubungan dengan banyak orang. Banyak sekali informasi yang datang dari semua orang. Dan menentukan mana yang paling penting di bulan ini cukup sulit sehingga mengundang stress.

Banyak hal yang akan terjadi di tempat kerja, rumah, dan lingkungan sosial kamu sehingga bisa membuat kamu stress sekaligus bahagia. Hati-hati dalam berkata dan menyampaikan informasi mengenai sesuatu yang belum tentu kebenarannya. Gossiping could leave you in an awkward position.

Love

Pasangan kamu akan merasa berada di list paling bawah karena kesibukan kamu. Masalah ini tentu bisa kamu atasi dengan cara memberi perhatian lebih. Bahkan di bulan Juni ini kamu akan merasa sangat bersemangat untuk “menghibur” pasangan.

Bagi Taurus yang single, kisah cinta pendek mungkin sedang menghampiri. Kamu akan bertemu dengan seseorang dengan latar belakang bahkan budaya berbeda dari kamu.

Career

Siap-siap menghadapi tekanan di dunia pekerjaan, mulai dari tugas mendadak sampai pembuatan laporan lebih cepat. Stress? Kamu bisa merencanakan cuti dan berlibur beberapa hari agar fresh kembali menghadapi suasana kerja.

Gemini (May 21 – June 20)

Juni memang bulannya Gemini but it’s not your month! Bulan ini kamu akan merasa kehilangan arah. Bingung menentukan arah tujuan hidup bahkan membuat keputusan mana yang lebih penting terlebih dahulu. Pastikan kamu mendapatkan tidur yang cukup, olahraga, dan mengonsumsi makanan sehat agar kesehatan tetap terjaga mengingat Juni akan menjadi bulan berat bagi kamu.

Juni juga menjadi bulan yang tepat untuk mendekatkan diri kamu dengan Tuhan. Bahkan kamu bisa meminta saran dari seseorang yang kamu anggap memiliki ilmu spiritual tinggi sebelum kamu memutuskan suatu hal.

Love

Sempat ragu dengan pasangan kamu? Well, bulan ini kamu akan melihat betapa cintanya pasangan kamu sehingga menghapus keraguan kamu akan “tepatkah dia untuk kamu?”. Namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah komunikasi, lebih tepatnya komunikasi dua arah.

Career

Adu argumen dengan rekan kerja bahkan atasan bisa membuat kamu frustasi. Belum lagi jika kamu harus menghadapi birokrasi. Jangan kaget jika bulan ini kamu akan mengalami perubahan dalam rutinitas keseharian. Diligence and persistence are the keys to success in June 2016.

Cancer (June 21 – July 22)

It is actually a tricky month buat para Cancer. Banyak hal yang akan datang pada kamu dan hal-hal ini akan membuka berbagai kesempatan untuk belajar serta berkembang. Your imagination and ability to visualize menjadi hal membanggakan di bulan ini. Gunakan kelebihan kamu ini di rutinitas keseharian dan lihatlah perubahan yang terjadi.

Love

Merasa insecure? Tidak heran jika bulan ini kamu akan mempertanyakan mengenai kesetiaan pada pasangan kamu. Bulan ini kamu akan berpikir mengapa harus menghabiskan waktu dengan seseorang yang tidak worth it sehingga tanda tanya besar akan kesetian pun akan terus muncul.

Career

Bulan ini bukan waktu yang tepat untuk “berjudi” dengan uang atau masa depan bisnis kamu. Waspadalah dengan godaan dan prospek yang terlihat indah padahal sebenarnya tidak. Pastikan juga semua bisnis dan pekerjaan yang kamu lakukan tertulis dan ada buktinya. Shy away from verbal agreements and handshake deals as they will not hold.

Leo (July 23 – August 22)

Bulan ini kamu akan membuat keputusan-keputusan yang tepat. Dan bulan ini menjadi momen yang tepat untuk mengumpulkan keluarga maupun teman dalam satu meja dan mengesampingkan perbedaan. Di bulan ini juga kamu akan mendapatkan peluang baik dan kabar baik dari teman-teman, bahkan mendapatkan kabar dari orang yang sudah lama tidak pernah kamu temui.

Love

Kompromi menjadi kunci utama dalam hubungan percintaan kamu. Kamu tidak boleh melibatkan emosi dalam hubungan kamuHal ini berlaku juga buat Leo yang single.

Career

Ingat juga bulan ini menjadi bulan yang tepat dalam mengambil keputusan, termasuk dalam bisnis dan pekerjaan. Kemampuan kamu dalam mengarahkan, mengorganisir, dan memotiviasi akan membantu kamu dalam karir. Di bulan ini kamu juga akan menuai semua usaha yang kamu lakukan bulan lalu.

Virgo (August 23 – September 22)

Dalam mengambil tindakan, kamu harus benar-benar memikirkan pro dan kontranya secara kritis. Bulan ini menjadi waktu yang tepat untuk memulai olahraga. Selain menjaga bentuk tubuh, olahraga juga bisa menjadi “obat” stress kamu di bulan ini.

Love

This is a great month just to drop your guard and fall in love. Yup, hal ini berlaku bagi para single Virgo. Bulan Juni ini akan  memberikan kamu banyak energi dan memancarkan aura kamu sehingga tidak heran jika menarik perhatian banyak orang.

Di bulan ini, kamu juga harus lebih terbukan dan menerima perbedaan-perbedaan yang ada. Dengan begitu kamu akan menemukan seseorang yang benar-benar berbeda dan tidak pernah kamu bayangkan akan bertemu dengan sosok ini.

Bagi yang sudah berpasangan, hubungan kamu akan dipenuhi oleh kebijaksanaan. Bukan hanya itu, hampir semua kesalahan yang dilakukan pasangan pun akan kamu maafkan. Di sinilah hubungan kamu dan pasangan akan berlanjut ke tingkatan lebih tinggi.

Career

You are a bit lazy in June 2016! Waspada juga dengan sifat boros kamu di bulan ini. Terlebih jika kamu merencanakan liburan, pastikan kamu tidak overbudget ya!

Libra (September 23 – October 22)

Di bulan ini, kamu akan merasa santai dan relaxed. You’re in the mood for socializing and good food! Jangan lupa juga untuk memanjakan diri kamu ya!

Love

Kamu sedang ingin dimanjakan oleh pasangan. Dimanjakan di sini dalam hal romantis, sehingga tidak ada salahnya memberikan kode pada pasangan untuk membuatkan kamu makan malam romantis atau hal romantis lainnya.

Bagi para Libra yang single, kamu akan mendapatkan secret admirer yang mengirimkan bunga atau sebuah pesan. Bulan Juni juga menjadi bulan baik untuk memulai sebuhan hubungan baru.

Career

Harus lebih imaginative dan hindari banyak deadlines! Hati-hati juga dengan orang-orang di lingkungan kerja yang bisa memberikan mood jelek pada kamu dan tim.

Scorpio (October 23 – November 21)

Intuisi kamu sedang berjalan sekarang dan kamu bisa menjadi penasehat yang baik untuk orang yang lebih muda dan sedang membutuhkan saran. Di bulan ini, kelebihan kamu dalam berpikir out of the box akan sangat membantu baik bagi diri sendiri juga orang lain.

Love

Kindness is actually a keyword in love – a little understanding goes a very long way. Juni menjadi bulan penuh romantis bagi kamu dan pasangan. Hadiah kejutan, love note, menjadi beberapa di antara yang bisa menjadikan hubungan cinta kamu semakin menghangat.

Career

Hindari berhutang, apalagi berhutang dari teman! Juni juga menjadi waktu yang tepat untuk membuat good impression di dunia karir kamu. Be creative adalah kuncinya! 

Sagitarius (November 22 – December 21)

Sahabat kamu akan memberikan nasehat penting untuk kamu di Juni ini. Dengarkan apa yang ia katakan, karena ia akan memberikan pandangan berbeda yang akan membukakan mata kamu. Bagi kamu yang sedang membutuhkan jawaban, the clues and the answers to your questions are there in June 2016! So be alert to the signs and use your heart to interpret.

Love

Juni akan menjadi bulan di mana hubungan percintaan kamu lebih tenang dan jelas. Di bulan ini kamu akan menyadari, tidak ada yang perlu disalahkan. Begitu pun dengan kesalahan dan kesalahpahaman akan mudah kamu lupakan. A strong desire to understand others and take their opinions into consideration will help both new and older relationships.

Career

Keep it simple and keep you head down at work. Bulan ini bukan waktu yang tepat untuk mengambil resiko. Dan pastikan kamu memilih orang yang tepat untuk dipercaya, baik itu di tempat kerja maupun sebagai rekan bisnis. Beranikan diri juga untuk mengatakan tidak jika kamu benar-benar ingin mengatakan tidak!

Capricorn (December 22 – January 19)

Bulan ini lebih baik dari bulan sebelumnya, khususnya untuk mengambil keputusan dan kapan harus melakukan sesuatu. Di Juni ini juga kamu akan lebih serius, baik dalam dunia kerja maupun percintaan.

Love

You know the right words to say to comfort. Tidak heran jika kata-kata kamu memiliki efek “menghipnotis” pada pasangan kamu. Kemampuan kamu untuk mengerti dan mendengarkan pun akan menjadi penyelamat dalam hubungan percintaan. Jangan sampai berpikir kamu kalah jika memilih untuk lebih pengertian dibandingkan pasangan kamu!

Bagi single Capricorn, seseorang yang bisa membuat kamu tenang dan terbuka akan datang. So, open your mind and heart ya!

Career

Kamu memiliki kemampuan fokus dan konsenstrasi yang baik sehingga membantu kamu untuk mengembangkan bisnis maupun lingkup kerja kamu. Kelebihan kamu lainnya yaitu kreatif juga bisa berguna untuk membuat project lainnya. Hasil yang baik akan mudah dicapai karena kerja keras dan kreativitas kamu!

Aquarius (January 20 – February 18)

June is a month when things come together for friendship and fun. Bulan ini juga menjadi bulan yang produktif dan sukses bagi para Aquarians. Tapi yang pasti, Juni menjadi bulan yang tepat untuk mewujudkan rencana kamu untuk bersenang-senang.

 Love

Bulan ini kamu tidak ingin sendirian, sehingga tidak heran jika kamu lebih banyak menghabiskan waktu dengan pasangan. Mulai dari makan malam romantis sampai travelling bersama. Bahkan jika kamu menjalani hubungan jarak jauh, kamu tidak akan bisa jauh dari Skype ataupun handphone kamu.

Bagi para single Aquarians, bulan ini jadi waktu yang tepat untuk memulai hubungan baru. Kamu merasa hampa saat sendirian sehingga lebih ingin bersosialiasi dan berburu pasangan.

Career

Berpikir untuk melakukan peminjaman ke bank? Sebaiknya dipikirkan kembali! Pastikan untuk menjalani gaya hidup yang sederhana dan tidak berfoya-foya. Begitupun dalam dunia pekerjaan, jangan memberikan sesuatu yang lebih pada orang menyebalkan di kantor kamu.

Pisces (February 19 – March 20)

Juni ini jadi waktu yang tepat untuk “mengaudit” tujuan hidup kamu tahun ini. Kamu juga harus membuat strategi dan rencana baru untuk bisa mencapai tujuan hidup yang belum tercapai. This year is an important one of self-discovery and life path discovery.

Love

June is a month of promise for love relationships. Pasangan kamu akan memberikan kamu banyak tawa dan petualangan di bulan ini. Tidak heran jika kamu semakin sayang dengan pasangan kamu.

Bagi Pisces yang masih single, bersiaplah untuk menjalin hubungan baru. Namun ingat, kuncinya! Harus membuka hati dan lupakan masa lalu.

Career

Pastikan apa yang kamu kerjakan sesuai dengan passion kamu. Kalaupun tidak, setidaknya kamu memiliki pilihan untuk mencoba sesuatu yang baru. Bagi sebagian Pisces siapa tau hobi yang kamu jalani sekarang bisa memberikan lebih untuk tabungan kamu.

Tetap semangat dan kreatif menjadi kunci sukses Pisces dalam menghadapi dunia pekerjaan di Juni ini.

Ketika Teringat Mantan Pacar Menjelang Hari Pernikahan

Posted on by Septa Mellina & filed under How To.

Konon, godaan menjelang hari pernikahan selalu datang silih berganti. Godaan-godaan ini seringkali bikin calon pengantin goyah dan ragu-ragu untuk menikahi pasangannya. Salah satu godaan yang sering banget terjadi adalah teringat mantan. Beberapa orang memilih untuk terus menengok ke belakang; tapi banyak juga yang berhasil fokus membangun masa depan dengan pasangan barunya.

If you find yourself in this confusing situation, here are some thoughts that you may need to consider. We really hope this will help you, dearest brides-to-be.

There’s a reason why that person becomes your ex

Kalau dia adalah jodoh kamu, dia pasti akan bersama-sama dengan kamu saat ini mempersiapkan hari pernikahan. Kenyataannya, you guys broke up. Apapun alasan perpisahan kalian, you both are not meant to be together. Sakit sih, but let’s face the reality.

Beneran teringat mantan atau…?

Mungkin kamu nggak benar-benar teringat mantan pacar. Mungkin kamu hanya teringat momen indah saat dia tiba-tiba nganterin sarapan ke kantor kamu. Probably you just miss the memory, not the person. Bagaimanapun juga, kamu dan dia pernah bersama, saling sayang dan punya kenangan manis dan pahit bersama. Tapi, nggak berarti kamu harus terus-terusan stuck lho dengan memori itu. Ingat, saat ini kamu sedang bersama seseorang yang akan mengukir memori baru denganmu lho.

Bayangkan perasaan pasanganmu

Coba deh kamu bayangkan gimana perasaan pasangan kamu saat tahu pikiran kamu masih nyangkut di masa lalu. Saat pasanganmu sibuk meeting sama vendor, kamu justru bernostalgia saat dinner di roof top sama mantan. Ketika dia pusing mikirin kemauan keluarga yang suka aneh bin ajaib, kamu justru lagi senyum-senyum sendiri ingat waktu mantan tengah malam datang ke rumahmu ngasih birthday surprise dengan sebuket bunga mawar putih di tangannya. Although your boyfriend doesn’t know your thoughts, it’s still not fair for him.

Nggak cuma pasangan kamu yang tersakiti

Di Indonesia, menikah nggak cuma mempersatukan dua anak manusia aja lho, tapi juga menyatukan dua keluarga. We all know this. Jadi, kalau ternyata kamu masih terjebak masa lalu, kamu nggak hanya menyakiti hati pasanganmu, tapi juga keluarga dia.

Does your ex care about this?

The answer is no. Your ex is probably shocked to know you’re getting married, but there’s a chance he has forgotten all the details about you. Jadi, buat apa kamu mengenang mantan yang mungkin sudah menutup chapter kisah cinta kalian? Bukankah lebih baik fokus dengan seseorang yang sudah pasti memilih kamu menjadi bagian dalam masa depannya, brides?

Pikirkan masa depan

Jangan biarkan ada ruang di pikiranmu untuk sang mantan. Selain menyibukkan diri dengan persiapan pernikahan, cobalah untuk mendekatkan diri dengan keluarga pasangan dan keluargamu. Teruslah belajar dari orang tua dan saudara-saudara tentang pernikahan. Dengan cara ini, kamu akan fokus untuk membangun masa depan dan mempersiapkan mental untuk menghadapi berbagai kesulitan dalam berumah tangga. Nggak ada lagi celah untuk memikiran mantan.

Berdoalah senantiasa

Yang nggak kalah penting, teruslah mendekatkan diri dengan Tuhan. Berserahlah kepada-Nya dan mintalah Dia untuk terus membimbing langkahmu dan pasangan.

“Kids, you can’t cling to the past. Because no matter how tightly you hold on, it’s already gone.” (Ted Mosby, How I Met Your Mother)

Semoga tips ini bermanfaat ya. Silakan share tips dan pengalaman kamu di kolom komentar.

Perpaduan adat Jawa dan Riau ala Sarah dan Dimas

Posted on by Friska R. & filed under The Wedding.

Sarah dan Dimas sebenarnya sudah mengenal sejak lama, tepatnya tahun 2010. Namun mereka tidak terlalu mengenal satu sama lain, hingga akhirnya pertengahan tahun 2013 keduanya tidak sengaja bertemu kembali di acara ulang tahun teman mereka. Dari situ lah mereka mulai mengobrol, kemudian bertukar nomor telepon, dan jalan bareng. Dimas sempat mengajak Sarah pergi ke acara pernikahan rekannya. Mereka berdua pun akhirnya merasa cocok satu sama lain.

Berbicara mengenai lamaran, Sarah mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada momen sweet yang berlebihan. Malam itu, Sarah dan Dimas mau pergi makan malam. Sarah pun sudah dandan dan siap pergi. Namun ternyata Dimas mengajaknya untuk sholat bersama terlebih dahulu. Tapi Sarah memintanya nanti saja ketika pulang, karena ia terlanjur sudah dandan. Dimas ternyata tetap memaksa Sarah untuk sholat dulu. Sarah pun ternyata sudah feeling akan dilamar. And then, ternyata setelah sholat Isha’ berjama’ah sehabis salam, Dimas pun melihat ke belakang dan dia langsung melontarkan pertanyaan, “Will you marry me?”.

Sarah dan Dimas mempersiapkan pernikahan mereka kurang lebih selama 8 bulan. Semua rencana pernikahan mereka dapat berjalan lancar, terlebih lagi setiap keperluan dibantu sepenuhnya oleh orang tua mereka. Memang ada tantangan-tantangan kecil yang harus mereka hadapi, namun semua tantangan tersebut dapat mereka atasi. Misalnya saja, Sarah merasa bahwa dirinya lebih banyak mengurus pernikahan ini daripada Dimas. Sarah pun sering merasa lebih sensitif. Awalnya mereka juga mengajukan kemauan-kemauan masing-masing, namun pada akhirnya kemauan orang tua juga yang berlaku. Akhirnya mereka pun mundur perlahan dan mengikuti keinginan orang tua.

Konsep dan tema pernikahan yang mereka usung ialah perpaduan antara suku Jawa (Dimas merupakan orang Jawa) dengan Pekanbaru, Riau (Sarah memiliki darah Riau). Sejak turun temurun, keluarga Sarah selalu melaksanakan akad nikah dengan adat Riau. Baru setelah itu diadakan acara ‘ngunduh mantu’ (pihak Jawa). Namun ibu Sarah dan ibu Dimas pun mengusulkan untuk dibalik saja. Akad nikah menggunakan adat Jawa, sedangkan resepsi pernikahan menggunakan adat Riau. Mereka merasa bahwa konsep seperti ini jarang ada pada resepsi pernikahan dalam adat Riau waktu itu.

Untuk masalah dekorasi, mereka menggunakan dua vendor. Seluruh dekorasi yang berada di luar pelaminan menggunakan Airy Designs. Sedangkan pelaminan yang ada di Riau, seluruh kerangkanya dibuat atau dibangun sendiri bersama-sama oleh keluarga Sarah. Selama hampir 2 bulan, rumah Sarah penuh dengan pembangunan untuk pelaminan tersebut. Kemudian untuk hiasan pada pelaminan menggunakan hiasan yang ada di Sanggar dari Pekanbaru, Riau, yaitu Sanggar Yanti.

Pada dasarnya adat Riau itu terdiri dari 3 warna utama, yaitu merah, kuning, dan hijau. Tapi Ibu Sarah pun meminta menggunakan dominasi 2 warna, yaitu merah dan kuning saja. Begitupun baju pengantin yang dipakai oleh Sarah dan Dimas. Mereka menggunakan tenun songket Palembang untuk dijadikan baju instead of tenun songket Riau. Mereka juga sangat menyukai rangkaian benang yang tersusun dan teranyam rapi serta gemerlap warna dan kilauan emas yang terpancar dari kain tenung songket tersebut.

Sarah dan Dimas tidak menjalankan adat sebelum pernikahan, seperti Siraman ataupun Malam Berinai & Berandam. Pada dasarnya mereka berdua beserta keluarga saat itu mementingkan doa, sehingga mereka fokuskan untuk pengajian saja. Tapi akhirnya Ibu Dimas ingin mengadakan prosesi adat setelah akad, yaitu prosesi Panggih. Sarah sendiri sebenarnya paling suka pada saat prosesi adat yang disebut Pangkon, di mana ia dengan Dimas duduk dipangku ayah Sarah.

Top 3 vendor pilihan Sarah dan Dimas

1. Poppy Karim

Dari acara lamaran, akad, hingga resepsi, seluruh busana yang dikenakan oleh Sarah dibuatkan oleh Poppy Karim. Poppy orang yang sangat baik, bahkan selalu memberikan masukan untuk seluruh persiapan pernikahan. Namun Poppy juga orang yang cukup keras, sehingga dia cukup membantu Sarah dalam mengambil keputusan-keputusan yang sempat membingungkan. Terlebih lagi Poppy juga jujur, ia selalu berkata bagus kalau memang bagus, sedangkan kalau jelek ia pasti akan berkata jelek.

2. Adi Adrian

Sarah mengaku sangat puas dengan hasil make-up karya Adi Adrian karena begitu ringan dan tidak berar di wajah, terutama mata. Selain itu, kebanyakan MUA hanya bisa weekdays pada saat tes make-up. Adi malah menawarkan tes make-up ketika weekend atau saat Sarah ada acara.

3. Pasoetri

Seluruh persiapan, mulai dari A hingga Z, Sarah dan Dimas mendapat bantuan dari Pasoetri dan Dimas. Pasoetri selalu berusaha mengalokasikan kemauan pengantin dan keluarga dengan baik.

Dalam pernikahannya, Sarah memiliki beberapa momen yang begitu berkesan baginya. Momen pertama yang akan selalu diingat oleh Sarah ialah saat ijab kabul dilaksanakan. Bahkan mata Sarah pun tidak bisa terlepas dari ayahnya. Di situ lah ia merasa sedih sekaligus bahagia melihat wajah ayahnya saat menyerahkan dirinya kepada Dimas. Momen kedua ialah pada saat acara setelah resepsi, yang dilangsungkan bersama teman-teman Sarah dan Dimas. Sarah mengatakan bahwa nampaknya seluruh rasa lelah dan tegang seharian bisa langsung hilang. Ia juga mulai bisa tertawa lepas dengan mereka.

Dalam mempersiapkan sebuah pernikahan, Sarah membagikan tips kepada pembaca The Bride Dept. Pertama, kalau tidak sempat mempersiapkan semuanya sendiri, sebaiknya kita percayakan saja seluruhnya kepada orang tua, terutama ibu. Ia pasti akan memberikan yang terbaik bagi kita pada saat hari H. Kemudian sebisa mungkin sebaiknya hindari konflik dengan siapapun agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

5 Cara Menentukan Hari Baik Pernikahan

Posted on by NSCHY & filed under How To, Wedding Day.

Menikah merupakan salah satu momen yang sakral dengan menyatukan sepasang kekasih dan juga ‘menikahkan’ anggota keluarganya. Di saat kamu berani memutuskan untuk menikah, di situlah kamu sudah siap untuk memulai fase kehidupan yang baru. Pastinya semua orang menginginkan pernikahan yang awet, mesra dan juga saling menjaga yang menjadi alasan mengapa pemilihan tanggal pernikahna itu sendiri dianggap penting.

Sebagai generasi muda, mungkin kamu tidak begitu memahami mengenai filosofi ‘hari baik’ untuk pernikahan. Makanya, campur tangan orang tualah sangat penting di masa ini. Selain berkonsultasi dengan orang tua, beberapa hal ini juga harus kamu perhatikan selagi memilih tanggal pernikahan.

1. Perhatikan perbedaan budaya

Mungkin kamu menikahi pasangan yang berasal dari budaya yang sama denganmu, tapi mungkin juga tidak. Pasalnya, setiap budaya memiliki nuansa ‘hari baik’ dan ‘hari yang harus dihindari’nya masing-masing. Ada baiknya kalian berkonsultasi antar keluarga untuk menanyakan hal ini menurut budaya kalian masing-masing agar memudahkan kalian untuk menyortir tanggal pernikahan.

2. Perhatikan keluarga

Jika tanggal yang sudah kalian pilih termasuk ‘hari baik’ bagi kedua budaya, perhatikan juga keluarga sekitar, apakah mereka punya pengalaman buruk atau kenangan pahit di tanggal tersebut. Pastinya pernikahanmu ingin memberikan kenangan manis untuk setiap anggota keluarga untuk dikenang, oleh karena itu, pastikan mereka terbebas dari ‘tanggal dengan memori buruk’ di hari pernikahanmu.

3. Perhatikan cuaca

Cuaca juga berperan penting dalam menyelenggarakan sebuah acara. Nggak mau kan tamu kamu banyak yang nggak hadir karena jalanan banjir dan mereka terjebak di jalan sehingga tidak bisa datang ke acara pernikahanmu?

4. Perhatikan tanggalan nasional

Selain ketiga poin di atas, untuk memaksimalkan jumlah tamu undanganmu, pastikan kamu tidak menyelenggarakan pernikahan di tengah-tengah liburan panjang atau liburan sekolah. Kemungkinan, beberapa tamumu sedang berlibur ke luar kota atau bahkan luar negeri sehingga tidak sempat untuk datang ke pernikahanmu.

5. Tetapkan 3 tanggal

Setelah semuanya sudah terencana dengan baik dan bebas dari 4 poin di atas, ada baiknya kamu menetapkan tiga tanggal pilihan. Hal ini berhubungan dengan ketersediaan venue yang akan kamu pakai untuk pernikahan nanti.

Pada dasarnya, semua hari itu bernuansa baik, terlebih lagi untuk niat yang baik yaitu menikah. Namun, akan lebih baik jika kamu memperhatikan hal-hal lainnya untuk memaksimalkan pernikahanmu.

5 Hal yang Harus Dihindari Dalam Sebuah Pernikahan

Posted on by Rebebekka & filed under How To, Relationship.

Pernikahan yang baik tidak bisa diraih tanpa usaha dari kedua belah pihak. Ada hal – hal yang harus dilakukan dan senantiasa dipelihara agar hubungan selalu damai. Seperti memberikan pujian, memberikan hadiah, komunikasi yang baik dan quality time sebagai suami dan istri. Namun selain memperhatikan hal – hal yang perlu dijalankan, ada juga poin – poin yang musti kita hindari agar tidak terjadi perselisihan dalam rumah tangga.

1. Hubungan yang tidak akur dengan keluarga suami

Perselisihan dengan suami bisa saja bukan diakibatkan oleh diri kita atau pasangan, namun disebabkan oleh pihak “luar”. Seringkali memang bentrok terjadi antara kita dengan mertua atau ipar. Kemudian kita ingin menumpahkan keluhan kita terhadap suami. Alangkah baiknya, pilihan kata ketika curhat dengan suami diperhatikan agar tidak menyakiti hatinya. Bagaimanapun juga yang kita keluhkan adalah keluarganya bukan? Selain itu, sebisa mungkin hindarilah masalah dengan mertua atau ipar.  

2. Hutang dan masalah keuangan yang tidak jelas

Masalah finansial merupakan momok paling besar pemicu pertengkaran dengan pasangan dalam rumah tangga. Selesaikanlah permasalahan hutang sebelum pernikahan jika ada agar pasangan kita tidak perlu ikut menanggungnya. Selain itu, bicarakan dengan jelas aturan – aturan keuangan dalam rumah tangga supaya tidak menjadi masalah di kemudian hari.

3. Hasrat dan gairah seks yang padam

Di awal pernikahan, kehidupan seks memang sedang panas – panasnya. Seiring berjalannya umur pernikahan bisa jadi hasrat seks berkurang. Rasa jenuh, bosan dan kesibukan yang membuat masing – masing merasa lelah adalah pemicunya.  Jagalah hasrat ini agar tidak pernah padam. Selalu gunakan cara – cara baru dan kreatif untuk memancing gairah seks dalam diri kita maupun pasangan.

4. Memendam rasa

Wanita sering kali beranggapan jika pasangan sudah mengerti dan memahami apa isi hati dan keluhannya. Mereka berharap dengan diam saja dan memendam emosinya, si pasangan sudah harus mengerti apa yang harus dia lakukan. Ketika sang pasangan tidak meresponnya, kita malah semakin marah karena menganggap mereka tidak pengertian. Jangan pernah memendam rasa atau kekecewaan terhadap pasangan kita karena ini akan menjadi bom waktu yang bisa mengganggu kedamaian rumah tangga.

5. Tidak memperhatikan penampilan

Wajah kusam, rambut awut – awutan, badan melar hingga mengenakan baju asal – asalan. Setelah menikah kita memang  cenderung tidak memperhatikan penampilan kita dibandingkan dengan saat sebelum menikah. Biasanya kita beralasan “ah sudah laku kok!” Hal ini harus dihindari ya, brides! Karena meskipun suami mencintai kita apa adanya, hendaknya kita juga selalu memberikan penampilan kita yang terbaik.

Pertengkaran kecil memang akan terus menjadi bumbu dalam pernikahan. Namun ketika ada hal – hal yang dirasa prinsipil dan terus menjadi pemicu pertengkaran, maka ada baiknya kamu menghindari hal tersebut ya brides!.