Pernikahan Klasik Elegan Rachella dan Gilang

By Friska R. on under The Wedding

Pernikahan Klasik Elegan Rachella dan Gilang

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Perjalanan panjang dari kisah cinta Rachella dan Gilang ini bisa dibilang tidak mudah dan tak selalu berjalan dengan mulus. Ada saja berbagai halangan dan rintangan yang memisahkan mereka. Namun, bila memang sudah ditakdirkan bersama selalu saja ada jalan yang mempertemukan mereka. Setelah melalui rintangan yang berliku, akhirnya mereka memutuskan untuk menikah dengan mengusung tema pernikahan klasik elegan Rachella dan Gilang yang terealisasikan dengan indah.

“Kami berdua merupakan hasil dari perjodohan orang tua.”

Pada tahun 2015, Rachella dan Gilang dijodohkan namun tidak berlanjut karena Rachella masih cukup muda. Berlanjut ke tahun 2017, dimana kami bertemu lagi dan berpacaran selama 1,5 tahun. Saat itu kami harus mengakhiri hubungan kami secara baik-baik karena satu dan lain hal. Padahal kami sempat ke New York untuk liburan bersama dengan keluarga besar Rachella saat Gilang sekolah. Kami sangat menyayangkan kenangan dari perjalanan cinta kami, tapi saat itu keputusan untuk mengakhiri hubungan kami adalah yang terbaik. Kami tetap menjalin komunikasi hingga kami pun memiliki pasangan lain, di waktu yang bersamaan.

Pada tahun 2021 akhirnya kami dipertemukan kembali di waktu yang sangat tepat, dimana kami berdua sudah selesai dengan pasangan sebelumnya, dan semua terjadi secara kebetulan. Aku menghubungi Gilang karena ada hal urgent terkait pekerjaan yang berkaitan dengannya pada saat itu. Dimulai dari bulan April 2021, kami melakukan pendekatan kembali selama kurang lebih 2,5 bulan dan Gilang langsung percaya diri untuk mengajak Rachella menikah.

Acara lamaran kami diadakan di rumah pihak wanita dengan mengundang sekitar 100 orang keluarga dan kerabat terdekat. Dikarenakan untuk akad nikah nanti akan memakai adat dari keluarga Ibu pihak wanita dan keluarga calon mempelai pria yaitu adat Jawa. Sehingga saat lamaran, kami memilih untuk memakai adat dari sang ayah yaitu Sumatera Selatan. Seluruh keluarga besar dan teman-teman yang hadir mayoritas memakai pakaian adat Sumatera seperti songket atau tenun. Pada dasarnya rangkaian acara lamaran ini sama seperti lamaran pada umumnya, yaitu pernyataan lamaran dari pihak pria kepada keluarga wanita dan diakhiri dengan perkenalan keluarga. Untuk itu kami berdua sepakat hanya menggunakan adat dalam busana dan dekorasi saja.

Untuk riasan Rachella memilih Makeup by Rarainasya sebagai MUA yang kebetulan adalah teman saat sekolah. Rachella meminta untuk memakai warna coklat dengan undertone blue untuk area mata dan simple makeup untuk wajah. Sedangkan hairdo dibuat oleh Boim Lauw dengan konsep low bun. Kebetulan Rachella sudah menyiapkan aksesoris “Bunga Cempako” yang begitu cantik sebagai tusuk konde. Bunga Cempako ini adalah salah satu bagian dari Sunting Palembang, benar-benar jatuh cinta dengan konsep hairdo kali ini, karena bisa memakai aksesoris dari sunting yang biasanya glamor dan mewah namun dibuat dengan lebih simple dan cocok sekali untuk acara lamaran ini.

Sedangkan untuk busana sendiri, dari awal Gilang meminta ia ingin memakai kain untuk bawahan dan tidak mau mengenakan celana biasa di acaranya. “Alhamdulillah karena memutuskan memakai adat Sumatera Selatan, ia bisa menggunakan songket sebagai kain padanannya.” Ungkap Rachella. Kami berdua memakai baju ready-to-wear dari Sapto Djojokartiko karena kami berdua sangat suka dengan rancangan beliau. Baju tersebut dibeli sekitar dua bulan sebelum hari lamaran berlangsung. Terlebih lagi, baju karya Sapto Djojokartiko memang sangat cocok untuk dipadukan dengan kain songket.

Walaupun persiapan yang terbilang cukup singkat yaitu tiga bulan dan ia kerjakan sendiri, Alhamdulillah lamarannya berjalan sesuai dengan keinginan Rachella. Kekurangan di hari H tentu saja ada, tapi sudah terganti dengan rasa bahagianya. Jika bicara tentang konsep acara, Rachella sendiri lebih suka acara klasik tradisional karena sang Ayah atau pun Ibu menyukai penggunaan adat yang sangat kental. Selain itu, acara klasik tradisional juga memiliki makna dan doa yang sangat baik untuk pernikahan.

Sedangkan untuk tema pernikahan Rachella dan Kanandha menggunakan adat Jawa dengan serangkaian prosesi adat lengkap seperti siraman, midodareni, sampai dengan panggih. Acara pernikahan klasik elegan Rachella dan Gilang ini menampilkan kebudayaan Jawa yang apik. Sedangkan untuk acara resepsi, dikarenakan profesi Gilang, kami harus menggelar upacara pedang pora. Untuk pernikahan klasik elegan Rachella dan Gilang ini, mereka memilih venue di Grand ballroom Hotel Sheraton Grand Jakarta – Gandaria City. Alasannya simpel karena venue yang mereka pilih ini menawarkan konsep yang begitu menarik dan juga menampilkan kesan modern.

Untuk riasan pada hari pernikahannya ini, Rachella sudah memiliki keinginan dirias oleh January Christy yang biasa disapa Kak Ojan. Rachella mengaku sudah menyukai make up-nya dari 2018 saat Kak Ojan masih terbilang sangat baru di dunia MUA.

“Aku sudah suka banget dan jadi salah satu impiannya untuk di make up oleh beliau.” Ucap Rachella.

Selama tahun 2018 hingga 2021 kariernya cepat sekali naik dan terlebih sang make up artist tersebut pernah diundang oleh salah satu youtuber ternama di Indonesia. Saat mengetahui hal itu, Rachella mengaku cukup was-was karena takut jadwalnya tidak sesuai. Tapi yang namanya sudah berjodoh, sang MUA merupakan vendor kedua yang Rachella dapatkan setelah ia melakukan DP gedung. Di hari H, Rachella hanya pasrah dan meminta January Christy untuk membuat make-up yang paling cocok dengan wajahnya. Ia hanya meminta riasan yang membuatnya tampil glowing.

Sedangkan untuk tata rambut, Rachella dibantu oleh Enny Paes. Konsepnya, acara akad nikah menggunakan full paes solo putih dan malam diganti dengan paes solo dengan sentuhan bunga berwarna merah. Paes karya Mbak Enny benar-benar rapi sempurna. Rachella mengaku senang dan puas dengan hasilnya!

Untuk busana pengantin, baik itu busana akad nikah mau pun resepsi dibuat oleh Tante Yun dari Kanye kebaya. Beliau adalah teman dari sang Ibunda, jadi Rachella mulai bertemu dengan beliau dan berdiskusi tentang rancangan kebaya dengan full payet dari lima bulan sebelum hari pernikahannya. Kebaya akad sendiri memakai warna putih sesuai dengan permintaan sang Ibu, sedangkan untuk resepsi aku memilih warna merah maroon yang berkesan glamor.

Untuk foto pre-wedding karena kesibukan masing-masing, dan kami berdua memiliki keterbatasan waktu, jadi tidak ada tema khusus yang digunakan untuk pre-wedding kami. Kita hanya menggunakan dua tampilan berbeda yaitu satu baju formal dan satu lagi baju seragam Gilang. Foto ini dilakukan di studio yang diambil oleh photo.aurelia, ia merupakan fotografer dan teman dekat dari Rachella. Hasilnya tentu saja memuaskan karena bagus sekali!

“Aku sendiri tergolong Bridechilla, aku orang yang tidak mau memusingkan hal-hal kecil untuk pernikahan ini.” aku Rachella.

Untuk para tim brides dan groom, pasangan Rachella dan Gilang ini sepakat untuk mengambil warna hitam pada busana yang dikenakan. Bagi para sahabat Rachella, mereka tampil mengenakan kebaya kutu baru klasik yang dipadukan dengan kain tradisional Jawa. Mereka tampak anggun dan elegan menemani sang sahabat di hari pernikahannya. Sedangkan para tim groom yang merupakan sahabat terdekat Gilang, semuanya terlihat gagah dalam paduan beskap, blankon dan kain Jawa. Nuansa adat Jawa memang terasa sekali saat melihat sang pengantin, tim brides dan groom ini berdampingan, pernikahan klasik elegan Rachella dan Gilang ini memang begitu indah.

Top 4 vendor pilihan Rachella dan Kanandha untuk lamaran:

  1. Photographer: Visual Can

Hasil fotonya bagus sekali dan kami sangat menyukainya!

  1. MUA: @makeupbyrarainasya

Rachella bisa tampil cantik sesuai dengan keinginannya di hari lamarannya tersebut.

  1. Hair-do: @boimlauw_

Tatanan rambut yang dibuat begitu rapi dan sesuai dengan tipe rambut Rachella.

  1. Kalau Sapto Djojokartiko,

Rasanya tidak usah direkomendasikan juga semuanya sudah sepaham ya!

Top 3 vendor pilihan Rachella dan Gilang untuk resepsi:

  1. MUA: @januarychristy

Make up artist impian Rachella sejak lama, jadi ia merasa sangat puas dan bahagia bisa dirias oleh perias impiannya.

  1. Kebaya: @kanyekebaya

Busana pengantin Rachella begitu indah dan sesuai dengan desain yang ia inginkan selama ini.

  1. Venue & Food: Sheraton Gandaria City

Venue yang sangat bagus dan modern ditambah makanannya yang enak banget, para tamu sampai komentar kalau makannya sangat enak!