Perpaduan Bugis-Dayak pada Lamaran Chica-Dede

By Friska R. on under The Engagement

Perpaduan Bugis-Dayak pada Lamaran Cicha-Dede

Style Guide

Style

Venue

Residential

Colors

Vendor That Make This Happened

Photography Bootes Photography

Kebaya Delmora Attire

Event Styling & Decor Nicca Atelier

Tinggal di kota yang berbeda bukanlah suatu penghalang untuk bisa bertemu dan menjalin hubungan. Seperti pasangan ini, jarak nyatanya bukan masalah bagi mereka. Setelah melakukan hubungan jarak jauh, akhirnya mereka pun setuju untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Keindahan perpaduan Bugis-Dayak pada lamaran Chica-Dede ini memberikan nuansa yang elegan juga harmonis dengan latar belakang budaya berbeda.

Pertemuan Pertama

Awalnya tidak pernah menyangka akan bertemu dengan Dede karena kita berdua tinggal di kota yang berbeda. Dede tinggal di Makassar dan Chica di Jakarta. Pada saat awal covid-19, Chica diperkenalkan oleh salah satu teman kakaknya yang tak lain adalah sahabat Dede. Hampir lima bulan kami sering mengobrol via Whatsapp namun belum ada waktu yang tepat untuk bertemu langsung karena situasi covid yang tidak memungkinkan. Dede yang sedang menjalani pendidikan spesialisnya tidak bisa terbang ke Jakarta dalam kondisi pandemi. Akhirnya kami pun memutuskan untuk menjalani hubungan jarak jauh selama kurang lebih 1,5 tahun. Dan di tahun 2022 ini, mereka menggelar acara perpaduan Bugis-Dayak pada lamaran Cicha-Dede.

Konsep Lamaran

Untuk acara lamaran kami ini, konsep yang diangkat adalah perpaduan dua kebudayaan dari masing-masing keluarga. Kebetulan calon pengantin pria berasal dari adat Bugis, sedangkan keluarga pihak wanita berdarah campuran Jawa dan Dayak. Acara lamaran ini berlangsung di kediaman Cicha agar terasa lebih intimate. Untuk pemilihan warna dan dekorasi, karena acara lamaran ini dilangsungkan pada siang hari sehingga Cicha memilih perpaduan warna cerah dan pastel. Pemilihan warna juga disesuaikan dengan kedua unsur adat Bugis-Dayak yang kami angkat. Untuk menonjolkan adat Dayak, Cicha memutuskan menggunakan backdrop sebagai dekorasi. Ia pun menjatuhkan pilihan pada Pecatu Design yang berhasil merealisasikan latar belakang tampilan hutan Kalimantan dengan begitu istimewa.

Acara Adat

Selain konsep adat dengan kedua latar belakang yang berbeda, saat prosesi lamaran berlangsung kami juga memasukkan sedikit prosesi adat ke dalamnya. Seperti saat Dede dan keluarga besarnya hendak memasuki kediaman Cicha. Dede datang dilengkapi prosesi adat Bugis yang khas dengan membawa Bosara dan iring-iringan musik tradisional. Baik Dede mau pun para pengiringnya, semua mengenakan busana Bugis lengkap dengan berbagai aksesorinya.

Pemilihan Make Up dan Tata Rambut

Untuk pemilihan riasan yang digunakan untuk lamaran ini, Cicha memilih Chua Make Up. Alasannya karena ia menyukai gaya riasan Chua yang selalu menampilkan make up natural dengan sentuhan bold di dalamnya. Walau pun ini adalah pengalaman pertamanya dirias bersama Chua, Chica mengaku sangat puas dan benar-benar menyukai hasilnya.

“Semua tamu yang datang mengatakan make up ku bagus banget.” Ungkap Cicha.

Sedangkan untuk tata rambut, Cicha memilih Fajri untuk membuata tatanan rambut yang modern namun simpel.

Rancangan Kebaya

Sebelum melangsungkan lamaran, persiapan dalam memilih busana ternyata membuat Cicha sempat kebingungan. Ia mengaku sangat menyukai kebaya dengan tipe full payet namun tetap berkesan soft dan tidak berlebihan. Setelah melihat referensi dan berdiskusi dengan tim Wedding Organizer, akhirnya ia pun menjatuhkan pilihan pada Delmora Attire. Kebetulan Delmora ini juga berdomisili di Yogyakarta, namun karena mereka menyediakan jasa fitting online sehingga Chica pun setuju. Ia meminta kebaya yang tentunya model dan warnanya cocok di tubuhnya. Dengan cara kerja yang begitu detail, memperlihatkan desain pilihan di awal, memilih bahan dan payet semuanya benar-benar dijelaskan secara jelas. Hasilnya? Tentu saja memuaskan! Di luar ekspetasi karena payetnya benar-benar full dan detail sekali! Indah dan elegan. Saat Cicha menerima kebayanya tersebut, busananya pas dan sempurna saat dikenakan.

Lamaran Impian

Untuk mewujudkan acara lamaran yang sesuai dengan keinginan kami berdua, hal pertama yang dilakukan adalah menentukan konsep. Setelah memilih konsep, kemudian kami memilih vendor-vendor yang fleksibel, kreatif dan mudah untuk diajak berdiskusi. Hal tersebut penting, agar mereka bisa dengan mudah merealisasikan keinginan yang ada di konsep pilihan Cicha dengan baik. Khususnya untuk dekorasi acara kemarin, Nicca Atelier benar-benar mengerti bagaimana mewujudkan konsep yang aku ingin tampikan.

“Karena yang terpenting menurut saya, selain vendor yang bagus, chemistry juga penting untuk membuat segalanya berjalan lancar.” Ucap wanita yang berprofesi sebagai dokter ini.

Hasilnya acara lamaran yang kami selenggarakan kemarin begitu memuaskan sesuai dengan konsep yang dipilih. Kami berdua juga sangat menyukai konsep acara tradisional, karena bisa mengangkat budaya kami masing-masing. Perbedaan itu jika disatukan akan menghasilkan keharmonisan dan keindahan yang luar biasa. Untuk membuat acara perpaduan Bugis-Dayak pada lamaran Cicha-Dede ini berjalan lancar, ada beberapa vendor pilihan favorit mereka.

Top 3 vendor pilihan Cicha dan Dede:

  1. Bootes Photography

Hasil fotonya bagus sekali, setiap momen istimewa kami tertangkap dengan indah!

  1. Delmora Attire

Walau pun pemesanan dan fitting dilakukan secara online, hasilnya benar-benar memuaskan. Tak ada revisi!

  1. Nicca Atelier

Mewujudkan dekorasi yang sempurna sesuai dengan konsep yang dipilih.