Perpaduan tema tradisional modern dalam Pernikahan Nadya & Vino

By The Bride Dept on under The Wedding

Perpaduan tema tradisional modern dalam Pernikahan Nadya & Vino

Style Guide

Style

International

Venue

Hall

Colors

Vendor That Make This Happened

Make Up Artist Marlene Hariman

Photography Morden.co

Event Styling & Decor Steve Decor

Make Up Artist Ambarpaes

Bride's Attire Sapto Djojokartiko

Jewellery & Accessories Rinaldy Yunardi

Hair Do Lea Akadiani

Photobooth Lolphotobooth

Make Up Artist Zulmi Aosha

Wedding Entertainment Stevedeaproof

Others Pentamoo

Lighting Lotuspro Indonesia

Wedding Organizer Duasynergy

Wedding Organizer Topeng EO

Master of Ceremony Becky Tumewu

Master of Ceremony Adi Siswowidjono

Wedding Entertainment Rossa

Wedding Entertainment Maliq & d’essentials

Tak mudah menjalani hubungan jarak jauh, memerlukan banyak kompromi dan saling memahami satu sama lain. Walaupun sulit, pasangan ini berhasil menjalaninya hingga berakhir manis di pelaminan. Sejak lama mendambakan pernikahan dengan adat Jawa, pasangan yang bertemu sejak 2020 ini tampil begitu memesona dalam perpaduan tema tradisional modern dalam pernikahan Nadya & Vino. Simak cerita cinta mereka selengkapnya di sini!

Pertemuan Pertama

Nadya dan Vino bertemu pertama kalinya di lapangan tenis GBK. Kami berdua dipertemukan di pertengahan tahun sekitar bulan Agustus atau September. Saat itu Nadya sedang melakukan proses pindahan ke Semarang. Semenjak sering mengobrol dan bertemu, mereka berdua pun menyimpan perasaan yang sama.

“Karena aku memang tinggal di sana dan asli sana, di Jakarta aku hanya menuntut ilmu saja. Lumayan challenging menurut aku karena LDR itu tidak gampang, tidak mudah, ditambah aku tau Vino akan melanjutkan pendidikan masternya ke UK”, ujar Nadya.

Tapi begitu kami berdua jalani dengan banyak berdiskusi dan kompromi, Nadya dan Vino sama-sama bisa memahami segala aspek kehidupan mereka. Kami pun membahas tuntutan pekerjaan, pendidikan, pencapaian kami dalam kehidupan seperti apa dan Alhamdulillah Nadya sangat bersyukur karena mereka bisa saling memahaminya.

“Aku mengerti Vino seperti apa dan begitu pula sebaliknya jadi kita bisa sampai di posisi ini juga tidak gampang dan tidak mudah hehe”, ungkap Nadya.

Prosesi Lamaran

Untuk prosesi lamaran, Vino melamar Nadya pada bulan Desember 2021. Cukup lama jarak antara lamaran dan pernikahan kami karena Vino harus melanjutkan study di UK awal tahun 2022. Konsepnya terus terang Nadya tidak ada bayangan apa pun, hanya melihat di pinterest dan Instagram vendor-vendor pilihan. Seluruh prosesnya begitu cepat dan mudah saat lamaran, karena di acara ini kami hanya mengundang keluarga dan sahabat dekat saja.

Konsep Acara

Keluarga Nadya berdarah Jawa, jadi sejak dulu cita-citanya memang ingin menggunakan adat Solo Putri kuhususnya untuk prosesi akad nikah. Sedangkan untuk resepsi, Nadya mengikuti pernikahan sang kakak terdahulu yang menggunakan tema International.

“Jika boleh jujur, aku hanya memilih dekornya saja untuk resepsi, berjalannya seperti apa dan bagaimana aku tidak memiliki bayangan sama sekali, tapi itu beyond my expectations as a client and a bride”, ucap Nadya.

Make Up & Hair Do

Nadya sejak dulu merupakan followers kak Marlene Hariman (sejak 2012) saat beliau masih sering merias Raisa. Pada waktu itu ia tidak berharap banyak untuk bisa berjodoh dengan kak Marlene, karena jadwalnya yang padat. Selain itu pernikahan Nadya dan Vino pun menggunakan perhitungan tanggal pernikahan. Nadya menghubunginya ketika ia telah dilamar oleh Vino pada bulan Desember 2021, Alhamdulillah ternyata cocok dan hasilnya begitu sempurna.

Makeup aku ga geser sama sekali, saat acara akad ke resepsi sore, aku memang makeup ulang namun dari acara resepsi ke after party itu ngga geser samasekali. Makeup kak Marlene benar-benar memesona dan tidak “merubah“ aku tapi justru membuat aku jadi lebih percaya diri dengan hari bahagia ini”, ungkap Nadya.

Sedangkan untuk tatanan rambut memang sudah ada pakem adat Jawa, dan Nadya mempercayakannya kepada Ambarpaes.  Menurut Nadya, beliau bisa membuat tampilan pengantin yang anggun sekaligus manis. Ia juga mengatakan sangat menyukai hasil riasan pengantin Mba Ambar dan Alhamdulillah berjodoh. Untuk tatanan rambut saat resepsi, saat itu H-30 Nadya melakukan test tatanan rambut dengan mba Lea Akadiani. Pada saat itu Nadya mengaku clueless dan tak tahu harus memilih model rambut seperti apa. Jadi Nadya hanya menunjukkan foto baju dan headpiece yang akan dikenakan saja. Sisanya aku pasrahkan kepada mba Lea.

Shoutout to my glam team, my dream glam team, sukses dan sehat selalu ya Kak marlene, Mba Ambar, dan Mba Lea”, ungkap Nadya dengan bahagia.

Desainer Kebaya

Nadya sudah menginginkan busana pernikahannya dirancang oleh Mas Saptodjojokartiko. Saat bertemu pertama kalinya dengan Mas Sapto, kami melakukan diskusi tentang busana yang kita berdua inginkan. Nadya dan Vino memberikan detail berupa horoscope mereka berdua di beskap dan kebayanya. Mas Sapto benar-benar bertanya secara detail tentang keinginan kami, hobby, etnik, bunga favorit, hewan kesayangan dan masih banyak hal lainnya.

Dari sederet hal yang kami suka, beliau langsung membuat sketsa desain busana tersebut. Nadya mengaku pasrah dan menyerahkan semuanya kepada Mas Sapto. Ia hanya meminta agar kebayanya dapat digunakan lagi pada saat resepsi dengan look yang berbeda. Nadya mengaku sangat puas dengan hasilnya, dari beskap Vino, kebaya akad, dress resepsi hingga dress after party semuanya beyond my expectations.

“Thank you so much Mas Sapto and team, sukses dan sehat selaluuuu <3”, ujar Nadya.

Prosesi Pra-Nikah

Prosesi menjelang pernikahan kami berdua mengadakan pengajian, Vino menggelarnya dua minggu sebelum hari H di Jakarta. Upacara adat Jawa lain yang kita gunakan adalah siraman, namun Nadya juga melakukan prosesi dulangan pungkasan. Namun dari pihak keluarga wanita tidak melakukan malam midodareni karena keluarga Nadya masih kental dengan adat kejawennya.

Foto Prewedding

Kami berdua menggunakan tema adat dari kedua belah pihak, yaitu Jawa dan Sumatera. Sebenarnya kita masih ingin menggunakan busana adat dari daerah lainnya, karena keluarga kita tidak hanya dari satu suku saja. Namun karena limit looks-nya hanya tiga, jadi kita memutuskan untuk memilih adat Padang, Jawa dan internasional. Untuk look internasional kami mengenakan jas dan dress saja.

Pernikahan Impian

Nadya mengatakan tidak terlalu memiliki bayangan pernikahan impiannya, ia hanya memilih vendor yang sesuai dengan karakternya dan Vino saja. Kami juga hanya mengatakan dan mendiskusikan bagaimana konsep yang kita inginkan. Untuk Wedding Organizer, kami memilih dua vendor untuk menangani acara di Jakarta dan juga Semarang. Untuk dekorasi, awalnya Nadya merasa kurang pas dengan detail yang digunakan karena belum bertemu langsung dengan vendor terkait. Namun ketika bertemu langsung, semuanya langsung sreg sesuai dengan keinginan kami berdua. Menurut Nadia yang paling penting adalah memilih vendor yang bisa memenuhi keinginan calon pengantin itu sendiri. Dan pihak vendor harus bisa berdiskusi dengan baik untuk dapat mewujudkan konsep yang diinginkan.

Baik Nadya dan Vino mereka menyukai konsep tradisional juga modern, namun karena prosesi akad yang dilangsungkan menggunakan adat Solo jadi kesan tradisional terasa begitu kental. Untuk resepsi, walaupun menggunakan tema internasional namun dekorasinya tetap menggunakan sentuhan Minang, Jawa, bahkan headpiece-nya memiliki sentuhan Makassar. Seluruh detail yang digunakan pada acara yang mengusung perpaduan tema tradisional modern dalam pernikahan Nadya & Vino ini mengusung adat istiadat yang indah. Acara akad nikah dan resepsi kami ini digelar di The Renaissance, Semarang.

Untuk mewujudkan acara bertema perpaduan tema tradisional modern dalam pernikahan Nadya & Vino, inilah top three vendor pilihan mereka:

  1. Marlene Hariman – Aku tak ada habisnya bersyukur karena bisa berjodoh dengan kak Marlene.
  2. Morden.co – Foto-fotonya bagus banget! kebetulan aku tidak terlalu bisa bergaya namun mereka tetap bisa sabar dalam mengarahkan dan membuat Nadya nyaman untuk difoto.
  3. Stevedecor – Dekorasi yang out of the box, detailnya yang menurut Nadya tak terpikirkan, disajikan dengan begitu istimewa dari mulai pengajian hingga acara after party. Senang sekali!

Thanks to all vendor to makes our wedding more perfect and beautiful!

Make Up Adat : Ambarpaes

Attire : Sapto Djojokartiko

Headpiece : Rinaldy Yunardi

Hair do : Lea Akadiani

Photobooth : Lolphotobooth

Mua pengajian siraman : Zulmi Aosha

Entertainment : Stevedeaproof

RSVP : Pentamoo

Lighting : Lotuspro Indonesia

Wedding Organizer : Duasynergy & Topeng Eo

MC : Becky Tumewu & Adi Siswo Widjono

Guest star : Rossa & Maliq d’essentials

Kereta Kencana = VIP rental car