Step by Step Pernikahan Adat Batak

By Enya on under How To

Bukan rahasia lagi kalau pernikahan yang dilaksanakan dengan adat Batak dikenal sebagai acara pernikahan yang memiliki banyak ritual adat, dan umumnya diselenggarakan secara besar-besaran. Di acara pernikahan dengan adat Batak, banyak pihak keluarga yang akan dilibatkan dan tentunya akan menjadi momen yang sarat akan adat dan budaya, serta dipenuhi dengan suasana yang sangat kekeluargaan. Lalu apa saja sih ritual yang dilakukan dalam pernikahan adat Batak? Lalu bagaimana susunan acaranya? Yuk langsung saja simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Mangaririt

Tahapan pertama dalam acara pernikahan adat Batak adalah Mangaririt, yang merupakan tahapan dalam memilih gadis yang akan dijadikan istri sesuai dengan kriteria calon pengantin pria atau kriteria keluarganya. Prosesi ini biasanya dilakukan apabila calon pengantin pria sering merantau sehingga tidak dapat mencari dan memilih pasangannya sendiri. 

Mangalehon Tanda

Tahapan berikutnya dalam acara pernikahan adat Batak adalah Mangalehon Tanda, yaitu tahapan dimana calon pengantin pria memberikan tanda kepada calon istrinya, yang menandakan bahwa ia telah menemukan calon istrinya, lalu keduanya akan saling memberikan tanda. Biasanya, calon pengantin pria akan memberikan uang kepada calon istrinya, sedangkan calon pengantin wanita akan menyerahkan kain sarung kepada calon suaminya. 

Marhusip

Mashusip dapat didefinisikan sebagai ‘berbisik’ yang menandakan adanya pembicaraan yang bersifat rahasia antara perwakilan dari calon pengantin pria dan calon pengantin wanita. Pada tahapan ini, kedua perwakilan tersebut akan berunding mengenai mas kawin pernikahan, yang tidak boleh diketahui oleh umum karena dikhawatirkan akan terjadi kegagalan dalam acara ini. 

Martumpol

Tahapan selanjutnya adalah Martumpol atau tahap pertunangan. Acara Martumpol dihadiri oleh kedua orang tua dari kedua calon pengantin untuk melangsungkan janji pernikahan, sambil disaksikan oleh jemaat gereja. Acara ini biasanya dihadiri oleh keluarga besar dari masing-masing calon pengantin serta tamu undangan, dan umumnya diselenggarakan di gereja. 

Marhata Sinamot

Marhata Sinamot merupakan prosesi yang mencakup pembicaraan mengenai Sinamot dari pihak calon pengantin pria, yang termasuk pembahasan mengenai hewan apa yang akan disembelih, berapa jumlah ulos, jumlah tamu undangan, serta dimana acara pernikahan tersebut akan diselenggarakan. Tahapan ini juga bisa dikatakan sebagai acara perkenalan resmi dari kedua belah pihak keluarga. 

Martonggo Raja

Martonggo Raja merupakan tahapan persiapan pernikahan yang mengumpulkan seluruh anggota keluarga dari kedua belah pihak calon pengantin. Dalam asat Batak, acara pernikahan merupakan acara besar yang melibatkan seluruh keluarga dan menjadi urusan seluruh keluarga, sehingga menjadi keharusan untuk mengumpulkan semua keluarga untuk prosesi upacara adat. 

Manjalo Pasu-pasu Parbagosan

Tahapan ini merupakan prosesi yang dilaksanakan setelah acara pemberkatan pernikahan pengantin selesai dilakukan. Biasanya acara pemberkatan dilakukan di gereja, dimana kedua mempelai telah sah menjadi sepasang suami istri menurut agama atau gereja. Setelah mereka kembali ke rumah, maka akan diadakan upacara adat Batak yang dihadiri oleh seluruh keluarga, baik dari pihak pengantin pria maupun wanita.

Marunjuk / Alaon Unjuk

Setelah pemberkatan dari gereja, kedua mempelai juga harus memperoleh pemberkatan dari seluruh keluarga besar, terutama dari kedua orang tua. Di tahapan ini akan disampaikan doa-doa yang ditandai dengan pemberian ulos kepada kedua mempelai yang dilanjutkan dengan prosesi pembagian jambar. Jambar yang diberikan kepada pihak wanita adalah daging (jambar ruhut) dan uang (tuhor ni boru), sementara pihak pria menerima jambar dalam bentuk ikan masa arsik (dengke) dan ulos. Setelah proses ini selesai, pengantin wanita akan dibawa ke kediaman paranak.

Dialap Jual

Tahapan yang terakhir adalah Dialap Jual yang merupakan pesta pernikahan yang diselenggarakan di kediaman pengantin wanita. 

Acara pernikahan adat Batak memang sarat akan adat dan budaya yang kental sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bagi kamu yang berencana untuk menggelar acara pernikahan dengan adat Batak, merupakan kebanggaan tersendiri untuk bisa menjalani semua tahapan dan prosesnya. Selain untuk mempertahankan budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat yang sangat kekeluargaan, momen pernikahanmu juga pasti akan menjadi momen yang akan kamu kenang sepanjang masa.