Sudah Siap Menikah? Pastikan Pasangan Kamu Tidak Melakukan 5 Hal Ini

By Enya on under How To, Relationship

Sebelum memutuskan untuk menikah, sebaiknya kita harus yakin dengan pasangan kita dan bisa menerima semua kelebihan dan juga kekurangannya. Tapi ada beberapa sifat dan karakter pasangan yang sebaliknya kita perhatikan dan pertimbangkan baik-baik sebelum memilihnya sebagai suami. Memang, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, tapi jika pasangan kamu memiliki sifat dan karakter berikut, ada baiknya kamu pertimbangkan ulang hubungan kamu dengannya sebelum merencanakan untuk menikah.

Posesif

Pasangan yang memiliki sifat posesif biasanya sangat suka mengatur kamu, baik dalam hal berpakaian, waktu, sampai memilih teman. Pasangan posesif juga biasanya sangat cemburuan. Well, cemburu sebenarnya bisa jadi salah satu cara untuk menunjukkan rasa sayang pasangan pada kita, tapi jika cemburunya sudah berlebihan dan cenderung tidak penting, itu tandanya dia memiliki sifat posesif yang sebaiknya kamu hindari.

Kondisi finansial yang buruk

Kondisi finansial yang buruk bisa ditunjukkan melalui cara pasanganmu mengatur keuangannya. Jika dia sudah mulai menunjukkan tanda-tanda seperti suka meminjam uang darimu untuk kehidupan sehari-hari, memiliki hutang kartu kredit yang menumpuk, cicilan yang tidak berkesudahan, dan tidak memiliki plan investasi untuk masa depan atau hari tua, ada baiknya kamu mempertimbangkan kembali niatmu melanjutkan hubungan yang lebih serius dengannya.

Labil dalam mengambil keputusan

Idealnya, seorang pria harus bisa mengambil keputusan sendiri dalam hidupnya. Pria ditakdirkan untuk menjadi kepala keluarga yang tentunya patut memiliki kemampuan untuk memutuskan apapun yang terbaik untuk dirinya sendiri dan juga keluarganya. Nah kalau di saat masih pacaran saja pasanganmu sudah menunjukkan tanda-tanda labil dan galau dalam mengambil keputusan apapun, sering bingung dan sering membiarkan kamu mengambil keputusan, bisa-bisa dia akan terus membawa karakter itu setelah menikah nanti.

Emosi yang tidak stabil

Biasanya pria memang lebih emosian dan lebih mudah marah dibandingkan wanita. Tapi sebelum memutuskan untuk menikah, ada baiknya kamu pastikan dulu kalau pasanganmu mampu mengontrol emosinya dengan baik. Jika dia bisa marah-marah tidak jelas hanya karena hal-hal sepele, misalnya kamu tidak menjawab telepon atau membalas pesannya dengan segera karena sedang sibuk, sebaiknya kamu mulai berhati-hati. Emosi yang berlebihan bisa membahayakan jika tidak segera diatasi, karena pria yang emosian juga bisa membuat pasangan merasa tertekan dalam menjalani hubungan, terutama jika emosinya diluapkan melalui kekerasan fisik dan mental. Jadi berhati-hatilah dengan pria seperti ini. Kamu pasti tidak mau menjalani hubungan yang tidak didasari oleh rasa saling pengertian, kan?

Masih bergantung pada orang tua

Sebagai seorang anak, rasanya wajar saja kalau pasangan masih bergantung pada orang tuanya, baik dalam mengambil keputusan, menghabiskan waktu untuk menemani orang tuanya bepergian, selalu membela orang tuanya setiap saat, dan lain sebagainya. Tapi kalau sifat ini masih dibawa saat mulai berpacaran serius dengan kamu, sebaiknya kamu berbicara serius dengannya untuk membahas hal ini. Jangan sampai nanti keputusan-keputusan penting kalian berdua tidak bisa diputuskan sebelum pasangan bertanya kepada orang tuanya. Selain bisa menjadikan kamu dan dia sebagai pasangan yang tidak mandiri, kamu pun pasti tidak akan merasa nyaman menjalani hubungan dengannya.