Touch of Green Engagement ala Puspa & Kamal

By The Bride Dept on under The Engagement

Touch of Green ala Puspa & Kamal

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Wedding Organizer Masaya Weddings

Event Styling & Decor Kamanda Decoration

Photography Loka Mata

Master of Ceremony Azzarumi

Kemajuan teknologi sudah tak perlu diragukan lagi kecanggihannya. Hal itu ternyata memberikan pengaruh besar terhadap pasangan yang satu ini. Berkenalan lewat sosial media, tak menjadikan penghalang untuk menjalin hubungan. Buktinya, pasangan ini baru saja melangsungkan lamaran dengan nuansa touch of green ala Puspa & Kamal. Simak cerita lengkapnya di sini!

Pertemuan Pertama

Sudah tidak asing lagi jika sosial media ikut turut andil dalam memberikan cerita cinta yang berujung manis. Pembawa berita Prasidya Puspa berkenalan pertama kali dengan Kamal di salah satu media sosial. Awalnya ia juga tidak terlalu tertarik, hanya sekadar berkenalan dan menambah teman, mengapa tidak? Tapi ternyata hubungan mereka menjadi semakin dekat satu sama lain.

Thanks to algorithm. If you know what I mean. Saya pribadi cukup menyadari how technology is consuming our lives. Ada pros dan cons”. Ungkap Puspa.

Puspa menceritakan ketika pertama kali berkenalan dengan Kamal, ia tidak serta merta membuatnya langsung ingin bertemu. It took time for me, to be sure, very sure, that this introduction was real and honest. Sampai berminggu-minggu setelahnya, kami berdua baru memutuskan untuk bertemu dan saling bercerita satu sama lain.

Halo, Social House, we’ve seen sunset there for the first time together”. Tambah Puspa.

Touch of Green

Sejak Puspa dan Kamal memutuskan untuk menikah, tiga bulan sebelum acara lamaran ini berlangsung, ia sudah menjatuhkan pilihan pada palet hijau untuk acaranya. Puspa langsung ingin membuat lamaran dengan green element yang akan mendominasi acara lamaran ini.

“Sejujurnya saya si penyuka warna mencolok. Tapi sejak pandemi saya menemukan bahwa warna hijau dan turunannya ternyata memberikan kenyamanan untuk saya pribadi”. Cerita Puspa.

Selain itu warna hijau juga memiliki makna yang indah yang berarti keseimbangan dan keabadian. Mulai dari dekorasi, busana lamaran, undangan, hingga hal detail lainnya usahakan memiliki unsur hijau di dalamnya. Secara visual, mungkin tidak sulit untuk menentukannya dan beruntung sekali karena Kamal “ikhlas” menyerahkan konsep acaranya kepada Puspa. Mungkin karena kami berdua menjalani hubungan jarak jauh, sehingga sebagian besar keputusan untuk acara lamaran, memang Puspa yang handle.

Lamaran Simpel Elegan

Kami berdua tumbuh dari budaya dan latar belakang yang berbeda. Puspa lahir di tanah Sunda, sedangkan pasangan saya asli warga Malaysia. Meskipun memiliki rumpun yang sama, nyatanya adat atau proses lamaran jauh berbeda.

“Sebuah insight baru sebetulnya untuk saya, mengetahui adat merisik kemudian bertunang di Malaysia”. Ucap Puspa.

Namun karena keterbatasan jarak dan komunikasi dengan masing-masing keluarga, ia dan pasangan mengusulkan acara lamaran secara umum saja dan digelar secara sederhana. Alhamdulillah, dari kedua belah pihak keluarga tidak ada masalah. Jadi untuk lamaran ini kami tidak memasukan prosesi adat Sunda ataupun Melayu kecuali lewat pakaian yang dikenakan.

Make Up & Hair Do

Untuk pemilihan makeup dan tata rambut, Puspa menyerahkan kepada teman dan seseorang yang sudah beberapa kali membantunya. Wanda Manoch, adalah orang yang memahami masalah kulit saya yang berminyak bahkan sejak kami duduk di bangku SMA. Jadi, Puspa tidak berpikir lama untuk menentukan make up artist pada lamaran ini, karena sudah berkali-kali juga Wanda meriasnya dalam berbagai acara. Sementara untuk tatanan rambut, walaupun rambut Puspa tergolong pendek, ia selalu ‘kekeuh’ jika berkebaya, pasti akan lebih anggun dengan rambut di sanggul. Di hari H, rambut Puspa ternyata bisa dibuat sanggul cantik dengan rambut extension. Hasilnya begitu cantik dan anggun sesuai dengan keinginannya.

Rancangan Kebaya

Mungkin inti dari perencanaan acara lamaran Puspa dan Kamal adalah ia tidak mau terlalu ambil pusing, karena Puspa harus mengurus semuanya sendiri. Karena kami berdua menjalin hubungan jarak jauh, jadi mau tidak mau ia harus mengurus acara ini sendirian. Jadi untuk urusan desainer pun saya memilih orang yang juga memang sudah ia kenal sejak lama. Namanya Dea Febrinda. Kebetulan sejak dulu kami sudah saling kenal, Puspa memang sudah tahu jika Dinda sangat passionate di bidang fashion. Hingga akhirnya memiliki gallery sendiri.

“Awalnya tentu saya melihat rancangan baju-baju miliknya di media sosial, I had no doubt, saya langsung yakin dan fix untuk membuat baju pada Dinda”. Ungkap pembawa berita ini.

Lamaran Impian

Untuk mewujudkan acara lamaran dengan tema touch of green ala Puspa & Kamal kuncinya adalah diskusi, diskusi, dan diskusi. Walaupun kami berdua menjalani long distance relationship, Puspa berkali-kali selalu berusaha untuk ‘ngobrol’ dengan Kamal. Soal ide Puspa selalu mencari ide atau masukan dari teman-temannya. Walaupun sempat stress, tapi ia dibantu dengan sangat baik oleh teman-teman dari wedding organizer, Masaya Weddings yang bisa merealisasikan konsep yang ia komunikasikan. Big shoutout to them!

Keindahan Dua Budaya

Untuk lamaran, meski sederhana, Puspa mencoba menyatukan dua konsep dengan meminta keluarga Kamal dari Malaysia untuk menggunakan baju Melayu saat acara. Sementara Puspa dan keluarga, mengenakan kebaya yang didesain dengan warna senada dengan Kamal yaitu sage green. Sementara keluarga Puspa, seperti pada umumnya hadir di acara lamaran dengan busana berwarna senada dengan keluarga Kamal. Namun untuk pernikahan nanti, kami berencana mengadakan acara di Jakarta dengan menggunakan adat Sunda dan satu lagi di Kuala Lumpur dengan mengusung adat Melayu.

“Selain karena ingin merasakan masing-masing budaya pernikahan, dari dulu saya selalu mimpi untuk menikah dengan menggunakan siger, as simple as that ;)”. Ungkap Puspa.

Untuk membuat acara lamaran dengan tema touch of green ala Puspa & Kamal, ada beberapa vendor pilihan yang menjadikan momen ini jadi lebih istimewa:

  1. Wedding Organizer Masaya Weddings

Wedding Organizer yang membantu saya dalam mempersiapkan lamaran ini dengan sempurna, dan hasilnya sangat memuaskan!

  1. Kamanda Decoration

Dekorasi dengan tampilan bunga-bunga cantik yang ‘calm’ dan sesuai dengan nuansa hijau yang saya ingin tampilkan.

  1. Loka Mata

Hasil jepretan yang sempurna, setiap momen indah ter-capture dengan begitu baik.

  1. MC Azzarumi

Satu lagi yang ingin saya apresiasi, adalah vendor MC, Azzarumi. Yang meskipun harus menggantikan MC sebelumnya karena sakit, Azza mampu meng-handle acara lamaran walaupun dengan briefing yang sangat singkat. Saya mungkin yang juga sering berbicara di depan umum, akan sedikit kesulitan jika harus perform at the moment. But it was faultless.

Terima kasih untuk semua vendor yang membantu saya dalam proses lamaran, cheers!

Wanda Manoch Make Up

Nurwd Hairstylist

Dea Febrinda Gallery

Aquarel.pictures