Tree of Life pada Pernikahan Sasha-Affan

By The Bride Dept on under The Wedding

Tree of Life pada pernikahan Sasha-Affan

Style Guide

Style

International

Venue

Hall

Colors

Vendor That Make This Happened

Wedding Organizer Tiara Josodirdjo & Associates

Event Styling & Decor Stupa Caspea

Others Inet Leimena

Bride's Attire Biyan

Bride's Attire Eddy Betty

Pemandu Adat Mamie Hardo

Make Up Artist Marlene Hariman

Make Up Artist Bennu Sorumba

Make Up Artist Upan Duvan

Hair Do Woko S

Lighting Alvin Soo

Lighting Et Cetera Lighting

Others Taba Sanchabakhtiar

Photography Carol Kuntjoro

Photography Morden.co

Photography The Leonardi

Videography Kimi and Smith Pictures

Wedding Cake Ivoire Cake Design

Wedding Entertainment Andi Rianto

Wedding Entertainment Magenta Orchestra

Wedding Entertainment Tulus

Wedding Entertainment Aimee Saras

Wedding Entertainment Lea Simanjuntak

Wedding Entertainment Disko Pantera

Wedding Entertainment The Soulful Band

Wedding Entertainment House Cartel

Master of Ceremony Ferdy Hasan

Master of Ceremony Becky Tumewu

Others My Table Number

Others Indo Ushers

Venue Balai Sidang JCC

Event Styling & Decor Suryanto Decoration

Pernikahan merupakan momen istimewa yang tentunya memberikan kesan tersendiri bagi kedua belah pihak. Seperti pasangan ini, dari pertemanan sang Ibunda mereka berkenalan. Semenjak itu keduanya menjalin pertemanan hingga mereka akhirnya melangsungkan pernikahan yang penuh pesona dalam tema Tree of Life pada pernikahan Sasha-Affan.

Pertemuan Pertama

Our moms were already friends with each other at that time”, ungkap Sasha.

Awalnya kedua ibunda kami diperkenalkan oleh Om Biyan di awal Maret tahun 2020 lalu. Kemudian kami merencanakan makan malam keluarga ketika Ibunda dari Affan sedang berada di Jakarta (kebetulan orang tua Affan tinggal di Surabaya). Namun karena pandemi, situasinya tidak memungkinkan untuk bertemu pada saat itu. Akhirnya kami baru bertemu pada bulan September 2020. Saat itu, mama kami sedang melakukan photoshoot dan interview untuk sebuah majalah. Photoshoot yang berlangsung di butik Irwan Tirta di kawasan Wijaya, Kebayoran Baru, Sasha dan Affan kemudian bertemu di sana. Secara tak sadar mereka mengenakan baju bernuansa biru yang senada. Kami berdua mulai berbicara satu sama lain walaupun hanya sebatas pembicaraan singkat. Setelah itu kami berdua mem-follow akun Instagram masing-masing. Jika diingat, kami berdua baru bertemu kembali beberapa bulan setelah momen tersebut.

Lamaran Simple & Elegan

Jika membicarakan proposal dari pihak Affan pada Sasha, momen indah tersebut berlangsung di bulan November 2020. Affan saat itu memanggil private chef ke apartemen tempat ia tinggal. Begitu makan malam selesai dan chef-nya meninggalkan tempat tersebut, kami berdua berbincang santai di balkon apartemen. Sasha mengaku ingin proposal yang kasual saja, ia tidak ingin ada dekorasi berlebihan seperti bunga dan cheesy things lainnya.

Untuk engagement party sendiri, diadakan pada tanggal 18 Desember 2020 di kediaman Sasha sendiri. Temanya adalah Moroccan Theme, untuk dress juga baju koko yang dikenakan Sasha dan Affan kami putuskan mengenakan rancangan Biyan.

“Kami sepakat untuk menggunakan nuansa warna hijau, karena menurut aku batik dan kebaya udah mainstream banget, dan somehow nuansa Islami nya kalau ambil Moroccan theme itu masih tetep berasa. Dekorasinya yang aku pilih dengan warna-warna pastel yang soft karena acara juga di langsungkan jam 10 pagi”, ucap Sasha.

Tradisional & Modern

Untuk tema yang digunakan dalam prosesi pra-nikah adalah tema tradisional dan ada juga yang modern. Untuk acara tradisional, Sasha mengusung tema adat Jawa dan Makassar untuk acara siraman, mapacci, dan akad nikah. Menurut Sasha adat Indonesia itu sangat indah dan sayang sekali jika momen pernikahan tidak menggunakan adat. Sedangkan untuk tema modern ia usung untuk acara resepsi, after party dan juga resepsi di Surabaya.

Konsep Pernikahan

Untuk akad nikah, kami memilih menggunakan adat Jawa klasik dengan banyak melati dan hanya mengusung warna putih, hijau dan touch of blue. Warna tersebut juga diselaraskan dengan warna kain cinde pada kebaya Sasha dan juga beskap Affan. Untuk tema acara Internasional kami mengusung keindahan “Tree Of Life” yang direalisasikan dengan begitu indah dan memukau.

Prosesi Pra-nikah

Untuk pengajian, siraman, dan mapacci kami langsungkan di satu hari yang sama yaitu pada tanggal 13 Juli 2022. Sasha ingin sekali menggunakan adat Indonesia untuk acara akad nikah ini, jadi ia pun memasukan siraman adat Jawa dengan pemandu adat yang sangat recommended yaitu Mamie Hardo. Sasha sendiri menentukan tanggal pernikahannya berdasarkan jadwal dari Eyang Mamie, tadinya pernikahan direncanakan pada tanggal 22 Juli tapi dimajukan seminggu jadi tanggal 15 karena Eyang Mamie baru available di tanggal tersebut.

Selain itu untuk adat Makassar, kami mempercayakan pada Tamalate Daeng Aseng. Ibunda dari Sasha memang menginginkan nuansa adat Makassar karena beliau sendiri berasal dari tanah Bugis. Menjelang pernikahan sang Mama juga sempat membagikan kain Bugis kepada teman-temannya, dimana beliau langsung belanja ke Makassar untuk memilih langsung beberapa baju bodo dan kain Makassar-nya sendiri. Untuk acara Mapacci, sang Mama juga hanya menyediakan makanan-makanan khas Makassar. Di malam itu kami menghidangkan makanan seperti Coto Makassar yang dibuat sendiri menggunakan resep sang Oma, kue pisang hijau dan kue-kue bugis lainnya. Serta seafood Makassar yang dibakar langsung di rumah oleh Chef Andrea Peresthu dari Javanegra.

Desainer Pilihan

Untuk desainer Sasha hanya mempercayakan kepada Om Biyan dan Om Eddy Betty. Sudah sejak lama ia selalu percaya dengan karya-karya indah rancangan om Biyan dan om Eddy.

“Baik aku dan keluargaku memang dari dulu sudah menjadi loyal customer Om Biyan hehe totalnya om Biyan merancang dan menjahit 7 busana (dress lamaran, dress pengajian, kebaya sungkeman, baju bodo mapacci, bridal robe, dress reception, dan dress reception di Surabaya). Sedangkan untuk Om Eddy ini pertama kalinya Sasha merancang busananya kepada Om Eddy. Totalnya sendiri ada 3 baju (kebaya akad, kebaya untuk dulangan pungkasan, dan dress after party)”, cerita Sasha.

Dari pertemuan pertama kami, Om Eddy brainstorming mengenai desain yang dipilih dan Sasha pun langsung merasa cocok. Ia begitu mempercayai karyanya dan sangat puas dengan busana yang dirancang oleh Om Biyan dan Om Eddy Betty. Selain itu mereka punya team yang benar-benar hebat dan super helpful. Couldn’t ask for better designers! True Maestros <3

Make up & Hair do

Untuk makeup pengajian, siraman dan mapacci, Sasha mempercayakan kepada Upan Duvan. Alasannya karena sejak ia remaja selalu dirias oleh beliau. Di hari itu mas Upan ingin membuat sesuatu yang statement pada riasannya karena biasanya Sasha hanya ingin soft makeup saja. Sedangkan di malam Mapacci, Mas Upan insist jika ia ingin memakaikan Sasha lipstik merah, dia berjanji tidak akan menampilkan kesan bold yang dominan. Dan akhirnya ia pun mempercayakan pada Mas Upan dan hasilnya sangat memuaskan sekali!

Untuk riasan akad nikah Sasha percayakan kepada mas Bennu Sorumba, dengan signature makeup Hollywood glam-nya, ia pun melakukan test makeup satu kali dan langsung merasa puas sekali dengan hasilnya. Tentunya untuk paes Sasha tetap memilih bersama eyang Mamie Hardo.

Sedangkan untuk resepsi, Sasha dirias oleh Marlene Hariman dengan request tema makeup dengan look ala Thailand. Ia juga melakukan test makeup hanya sekali dan langsung sesuai dengan keinginannya. Untuk tatanan rambut, ia memilih tatanan rambut sleek dengan belahan di bagian pinggir yang dibuat oleh Mas Woko.

Story Behind The Tree of Life

Jadi di tahun 2019 lalu, Sasha menghadiri fashion show Om Biyan yang menghadirkan dekorasi dengan banyak sekali pohon-pohon beringin. Seusai menghadiri acara tersebut, Sasha dan sang Mama langsung menghubungi Om Biyan. Dan Om Biyan pun memberikan beberapa vendor yang digunakan dan beberapa masukan dari beliau. Selanjutnya kita konsultasikan dengan Tante Tiara untuk membicarakan konsep pernikahan yang referensinya mengambil dari fashion show Om Biyan. Kami juga ingin memberikan dekorasi dengan menggunakan bunga-bunga yang cantik, namun juga tidak terlalu banyak.

“Pengennya yang jadi center piece tetep pohon beringin, akhirnya dari hasil brainstorming, Tante Tiara memberikan ide yaitu “Tree Of Life” yang memiliki arti sangat bagus”, tambah Sasha.

Setelah itu kami juga komunikasikan keinginan ini kepada Tante Eka dan Team, akhirnya beliau memutuskan untuk menggandeng Pak Suryanto untuk membantu merealisasikannya. Dan akhirnya terciptalah dekorasi sesuai dengan keinginan kami, sangat-sangat puas! Kolaborasi yang sangat sempurna dengan Tante Tiara, Team Stupa, Pak Suryanto, dan juga pihak JCC yang sangat membantu untuk segala prosesnya.

Pernikahan Impian

Hal pertama yang harus dilakukan tentunya brainstorming dan tahu hal apa yang kita inginkan. Dan satu hal yang harus dilakukan adalah yakin kepada semua vendor, karena mereka pasti memberikan yang terbaik untuk kita. Dan yang terpenting menurut Sasha, do it for yourself, not for the guests. Kita tidak bisa memuaskan semua orang, pasti setiap pernikahan ada kelebihan dan kekurangannya. Pasti ada saja yang dibicarakan orang lain, jadi yang penting kita dan pasangan happy, selebihnya kita anggap sebagai bonus saja.

Tips Mewujudkan Dream Wedding

Hmm indah dan elegan dimata orang tentu berbeda-beda ya. Menurut Sasha tentu pernikahannya sempurna, indah dan elegan hehe :) Puas sekali dengan kerjasama semua vendor, kami baru merasakan banyak sekali yang sayang kepada kita berdua khususnya saat mempersiapkan pernikahan ini. Contohnya saja, bridal room Sasha yang dibuat spesial oleh Tante Shinta dari Elite Graha Cipta. Merasa beruntung sekali karena hal yang kita justru tidak pikirkan ternyata ada yang membantu. Dan ia juga merasa sangat berterima kasih kepada show director yang menangani acara pernikahan ini yaitu Mba Inet Leimena dan Team yang menjadikan suasana di JCC tetap berkesan intimate-nya.

Mba Inet mengatur jalannya acara “Tree of Life” pada pernikahan Sasha-Affan dari awal sampai akhir dan menangani artis-artis yang turut memeriahkan acara kami. Apalagi dalam memastikan kapan hidangan pembuka keluar, yang bersamaan dengan hadirnya penyanyi pilihan kami. Selain itu hal paling berkesan di tengah-tengah Tulus bernyanyi, sebelum lagu ‘Monokrom’ dinyanyikan , Mba Inet memutar voice over Sasha dan Affan yang bercerita tentang teman-teman kita. Saat lagu dimulai, dihadirkan foto-foto kita dan teman-teman. Momen tersebut benar-benar membuat kami menangis termasuk teman-teman juga, sangat memorable! Dan yang membuat momen ini terasa lebih indah karena setiap foto yang muncul disesuaikan dengan lagu. Begitu berkesan sekali!

Gala Dinner Concept

Selain itu Sasha bersama kedua orang tuanya juga sang mertua, tidak ingin acara pernikahan ini berlangsung dengan konsep standing party seperti nikahan pada umumnya. Kita ingin pernikahan ini dibuat seperti gala dinner, jadi tamu diperlakukan seperti raja. Kami berdua serta kedua orang tua kami yang berkeliling menyapa para tamu undangan. Mereka juga diberikan dinner set menu serta entertainment yang sangat menghibur (thanks to Mas Andi Rianto dan Magenta Orchestra) jadi para tamu yang hadir tidak sekadar bersalaman dan pulang, tapi dibuat seperti nonton konser tentang Sasha dan Affan.

Jadi mereka merasa nyaman, dan Alhamdulillah setelah acara yang bertajuk “Tree of Life” pada pernikahan Sasha-Affan ini selesai kami semua tidak berhenti merima pujian bahwa tamu-tamu have fun sekali! Bahkan banyak yang mengatakan baru pertama kali merasakan senyaman ini saat menghadiri acara pernikahan. Karena banyak sekali orang-orang yang mengaku tak meyukai dan tak suka berlama-lama untuk menghadiri pernikahan.

Top 5 vendor yang membuat beautiful Tree of Life pada pernikahan Sasha-Affan:

Wah semua vendor aku benar-benar the best kerjanya! Aku benar-benar merasa sangat puas, hingga sekarangpun kita menjadi seperti teman bahkan keluarga. Karena kami tetap menjaga hubungan baik dengan mengontak dan bertemu dengan mereka. Tapi jika harus memilih 5, Sasha akan memilih:

Wedding Organizer aku Tiara Josodirdjo & Associates

Decoration Stupa Caspea

Show Director : Mba Inet Leimena

And Of Course designers ku Om Biyan and Om Eddy

– Dan… Eyang Mamie Hardo & Team!

And thanks to all vendor:

Decoration : Stupa Caspea, Suryanto Decoration

Make up : Marlene Hariman, Bennu Sorumba, Upan Duvan

Hair do : Woko s

Lighting Desainer : Alvinprodplus

Lighting : Etcetera lighting

Digital Imaging : Taba Sanchabakhtiar & Team

Photographer & Videographer : Carol Kuntjoro, Morden.co, The Leonardi, Kimiandsmith

Wedding cake : Ivoirecake design

Music and Entertainment : Andi Rianto, Magenta Orchestra, Tulus, Aimee Saras, Lea Simanjuntak, Disko Pantera, The Soulful Band, House Cartel

MC : Ferdy Hasan dan Becky Tumewu

RSVP & ushers : My Table Number dan Indoushers

Venue : Balai Sidang JCC